Tanpa wakil Indonesia, The Apprentice masuk babak final

·Bacaan 2 menit

Reality show yang mengandalkan kekuatan fisik dan bisnis "The Apprentice: ONE Championship Edition" sudah memasuki babak final meski di partai puncak ini tanpa wakil Indonesia Paulina Purnomowati yang sudah terdepak pada episode sebelumnya.

"Setelah melalui pertimbangan yang alot, kami menunjuk Jessica dan Louie sebagai dua kandidat yang akan bersaing di final season," kata Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa.

Sebelum ditentukan dua wakil yang akan berlaga di final, ada empat kandidat yang bersaing yaitu Jessica, Louie, Monica, dan Irina. Pada episode 11 ini para kandidat tidak dihadapkan dengan tantangan fisik seperti episode-episode sebelumnya.

Baca juga: Wakil Indonesia di The Apprentice: ONE Championship Edition tersingkir

Namun, kandidat tetap mendapatkan pengalaman terkait dengan kekuatan fisik karena mereka diberi kesempatan untuk melihat secara langsung laga seni bela diri campuran ONE Championship.

Usia melihat langsung laga ONE Championship, kandidat mendapatkan tantangan bisnis yang cukup berat yaitu membantu dua organisasi nirlaba merampingkan strategi komunikasi mereka menggunakan platform cloud Twilio. Apalagi harus dua kandidat yang harus tersingkir pada tantangan bisnis ini.

Monica dan Irina bekerja sama dan ditugaskan untuk Habitat for Humanity, sebuah LSM yang menciptakan kondisi kehidupan yang layak bagi mereka yang kurang beruntung. Sedangkan Jessica dan Louie untuk Love Nils, sebuah organisasi yang mendukung anak-anak penderita kanker.

Dalam tantangan ini pasangan kandidat terus bersaing ketat dengan terobosan-terobosan yang dilakukan. Mereka terus dipantau oleh para juri termasuk Chairman dan CEO ONE Championship Chatri Sityodtong.

Baca juga: Petarung Priscilla Hertati Lumban Gaol bicara soal "The Apprentice"

Di ruang rapat, Chatri dan Niharika bertanya kepada masing-masing kandidat siapa yang menurut mereka paling berkontribusi pada tantangan tersebut. Irina mengatakan bahwa dia melakukan sebagian besar kerja keras, sementara Monica merujuk pengalamannya dengan LSM sebagai kunci dalam membentuk strategi mereka.

Begitu juga dengan Jessica merasa dia bisa memanfaatkan keahlian teknologinya dan menjalankan sebagian besar strateginya. Louie setuju dan memujinya tetapi menambahkan bahwa dia juga berkontribusi banyak.

Untuk pertanyaan terakhir, Chatri bertanya kepada setiap kandidat mengapa mereka harus menjadi Chief of Staff baru ONE Championship. Para kandidat langsung memberikan penjelasan, dan akhirnya dua orang terpilih untuk melaju ke babak final yaitu Jessica dan Louie.

Sebelum melaju ke puncak, para kandidat ini juga mendapatkan pengalaman dari sejumlah ahli bela diri campuran mulai dari mantan Juara Dunia ONE Welterweight Ben Askren, Juara Dunia ONE Heavyweight Brandon Vera, Juara ONE Flyweight World Grand Prix Demetrious Johnson, Juara Gulat India Ritu Phogat, Juara Dunia Karate Sage Northcutt, dan Juara Dunia ONE Women's Strawweight Xiong Jing Nan.

Baca juga: Eko Roni Saputra terkesan dengan perjuangan peserta The Apprentice