Target Fabio Quartararo di MotoGP: Ingin Jadi Juara Dunia 5 Kali

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, baru-baru ini membeberkan bagaimana dirinya kelak ingin diingat oleh para penggemar MotoGP.

Lewat Diario AS pada Sabtu (14/8/2021), ia mengaku ingin diingat sebagai rider yang setidaknya meraih lima gelar dunia di kelas para raja, layaknya legenda GP500, Mick Doohan.

Dari 22 pembalap MotoGP yang turun di 2021, Fabio Quartararo tak termasuk dari 12 rider yang pernah mengecap gelar dunia. Namun, ia punya kans besar untuk merebutnya musim ini, mengingat ia tengah memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 47 poin atas dua rider yang pernah jadi juara dunia, Pecco Bagnaia dan Joan Mir.

Di luar performanya yang apik, El Diablo juga punya karakter flamboyan di luar trek. Ia sangat menyukai dunia pop culture dan fashion, serta kerap nongkrong dengan atlet-atlet dunia lainnya.

Namun, ia mengaku ingin lebih dikenal sebagai juara dunia MotoGP, dan yakin popularitasnya takkan bisa menyamai The Doctor.

5 Titel Juara Dunia MotoGP

Fabio Quartararo tak bisa mempertahankan posisi terdepan di Jerez (AFP)
Fabio Quartararo tak bisa mempertahankan posisi terdepan di Jerez (AFP)

Seperti yang diketahui, Rossi kerap disebut sebagai Michael Jordan versi MotoGP. Tak hanya prestasi yang mentereng di lintasan, ia juga berkarisma dan berkarakter humoris, hingga dunia balap motor jadi lebih dikenal lebih luas.

Atas hal itu, ia pun dinilai sangat berjasa bagi MotoGP, dan Fabio Quartararo tak berharap bisa menyamai raihannya yang satu ini.

"Saya ingin diingat orang sebagai lima kali juara dunia. Tapi ini juga tergantung karakter dan kepribadian Anda. Bisa jadi Anda memang menarik bagi banyak orang. Ini bukan soal meraih lebih banyak atau lebih sedikit gelar. Seorang rider bisa saja meraih 15 gelar dunia, tapi sangat sulit mencapai level Vale jika bicara soal kepribadian," tuturnya.

Usai membicarakan Rossi, Quartararo pun membicarakan juara dunia MotoGP yang lain, yakni Marc Marquez. Rider Prancis ini pun mengaku sangat berharap delapan kali juara dunia itu kembali konsisten tampil di papan atas seperti dulu, terutama seperti 2019, saat ia dan Quartararo sempat berduel sengit memperebutkan kemenangan di Misano dan Thailand.

Soal Marc Marquez

Juara pertama Marc Marquez (tengah), juara kedua Miguel Oliveira (kiri), dan juara ketiga Fabio Quartararo (kanan) berdiri di podium balapan MotoGP di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman, Minggu (20/6/2021). (Jan Woitas/dpa via AP)
Juara pertama Marc Marquez (tengah), juara kedua Miguel Oliveira (kiri), dan juara ketiga Fabio Quartararo (kanan) berdiri di podium balapan MotoGP di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman, Minggu (20/6/2021). (Jan Woitas/dpa via AP)

Usai membicarakan Rossi, Quartararo pun membicarakan juara dunia MotoGP yang lain, yakni Marc Marquez. Rider Prancis ini pun mengaku sangat berharap delapan kali juara dunia itu kembali konsisten tampil di papan atas seperti dulu, terutama seperti 2019, saat ia dan Quartararo sempat berduel sengit memperebutkan kemenangan di Misano dan Thailand.

"Saya ingin Marc kembali ke papan atas. Saya sangat menantikannya, karena saat kami dua kali bertarung wheel-to-wheel, saya tak punya kesempatan mengalahkannya. Saya sangat menanti Marc kembali, bahkan jika nantinya saya tak bisa mengalahkannya. Saya selalu banyak belajar darinya," ungkap rider 22 tahun ini.

Ketika ditanya apa saja pelajaran yang ia petik dari Marquez, Quartararo pun mengaku sangat kagum pada cara rider Spanyol itu gigih berjuang meraih hasil terbaik dalam balapan meski tengah di atas angin dalam memperebutkan gelar dunia. Contoh nyatanya adalah saat mereka berduel di Thailand pada 2019.

"Saya belajar darinya soal cara memperebutkan gelar dunia. Di Thailand, ia hanya harus finis di depan Andrea Dovizioso untuk mengunci gelar dunia. Namun, ia tetap ngotot mengalahkan saya sampai meter terakhir dalam balapan itu, dan itu sungguh hebat!" pungkas Quartararo.

Sumber: Diario AS

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, Published 23/08/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel