Target Jadi Bank Tanah, Anak Usaha Krakatau Steel Incar Lahan di Batang dan Subang

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Krakatau Steel Tbk melalui subholding sarana infrastruktur secara konsisten terus mendorong setiap unit usahanya kearah yang lebih baik lagi.

Salah satunya lewat anak perusahaan mereka yakni PT Krakatau Sarana Properti (KSP) yang membidangi bisnis pada lini properti industri penyediaan kavling industri dan pergudangan, lini properti komersial melalui brand Hotel & Golf The Royale Krakatau, Restoran The Surosowan, Krakatau Water World dan Lini Residensial melalui brand Pejaten Mas Estate dan Bumi Rakata Asri.

Menuju kearah restrukturisasi manajemen dan perbaikan kinerja dalam hal pengelolaan aset milik perusahaan plat merah tersebut, Direktur Utama KSP Ridi Djajakusuma memberikan motivasi kepada seluruh karyawan KSP agar bisa bekerja dengan baik per individu namun juga mengusung semangat kolektivitas tim work.

Harapannya kedepan, unit usaha KSP bisa berekspansi keluar sekaligus menjadi salah satu contoh anak perusahaan BUMN dengan kinerja yang memuaskan

“ Tentunya saya ingin KSP ada perubahan dan harus melakukan yang berbeda secara positif, karena perbedaan nantinya akan lebih dihargai, dibandingkan hanya ingin lebih baik dari sebelumnya,” ujar Ridi Djajakusuma dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Dengan sumber daya pekerja berjumlah kurang lebih 600 pekerja, Ridi Djajakusuma menegaskan agar seluruh karyawan yang berada dalam ruang lingkup kerja KSP untuk berani bermimpi merealisasikan visi dan misi perusahaan yang nantinya akan di dilaksanakan disetiap lini pada unit usahanya.

“Mimpi besarnya tentu adalah land banking dan sebagai pengelola kawasan industri, kita berencana untuk mengambil lahan di luar Cilegon misalnya bisa ikut dilahan industri Batang, beli lahan di Subang dan lainnya. Prospek bisnis yang punya potensi bagus adalah pergudangan yang okupansinya selalu stabil di saat pandemi, kita pun akan eksplor bisnis gudang di luar Cilegon," kata dia.

"Prospek bisnis KSP sangat besar, Kedepannya kita tidak hanya menunggu untuk mendatangkan investor asing, namun bagaimana juga kita harus bisa secara mandiri bisa menghidupi setiap lini bisnis yang ada dengan berbagai inovasi, imbuhnya lagi," lanjut Ridi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dampak Pandemi

(Foto: Krakatau Steel)
(Foto: Krakatau Steel)

Jika dikaitkan dengan masa pandemi sekarang ini, kata Ridi, pasti ada dampak yang signifikan yang juga dirasakan baik oleh perusahaan BUMN lainnya dan juga anak perusahaannya.

"Namun bagaimana kita bisa mencari solusi kemudian beradaptasi dengan situasi new normal saat ini. Antara lain kita harus jemput bola dengan menawarkan area KSP dengan pangsa pasar lokal. Menuju kesana pastinya dimulai dengan perbaikan disetiap lini dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya.

Krakatau Sarana Properti memiliki aset yang sangat luas melalui Kawasan Industri Krakatau Cluster 1,2 dan 3. Dengan cakupan area kawasan industri terluas di Indonesia (550 hektar) KSP yang sekarang sudah bertransformasi dengan wajah baru, diharapkan turut berperan menjadi salah penyokong bisnis Krakatau Steel yang potensial kedepannya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel