Target Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari 2030 di Luar Perhitungan, Kok Bisa?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kementerian ESDM mengeluarkan hitungan, Indonesia belum akan mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) pada 2030 mendatang.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menyampaikan, menurut perhitungan saat ini, produksi minyak pada 2030 nanti diperkirakan baru mencapai angka 961.955 BOPD.

Perhitungan itu didapat dengan melihat rata-rata realisasi produksi minyak per Januari-Juni 2021 yang sebesar 669.504 BOPD. Angka tersebut justru turun menjadi 664.777 BOPD berdasarkan hitungan terakhir per 25 Agustus 2021.

Kendati begitu, Tutuka mengaku tetap optimistis bisa mencapai target produksi minyak 1 juta BOPD di 2021. Sebab saat ini masih memiliki beberapa open area yang ditawarkan untuk dieksplorasi oleh perusahaan migas dalam beberapa bulan ke depan.

"Kita percaya kalau kita berkomitmen untuk mencapai target angka tersebut, kita bisa. Kita harus bergerak bersama untuk mencapai target tersebut," seru Tutuka dalam acara The 45th IPA Convention & Exhibition, Rabu (1/9/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

21 Proyek Kunci

Ilustrasi Tambang Minyak (iStock)
Ilustrasi Tambang Minyak (iStock)

Selain itu, ia menambahkan, terdapat juga 21 proyek kunci dari produksi minyak dan kondensat yang akan memberikan kontribusi hingga 597,4 MBOPD (ribu barel per hari) di 2030.

"Seluruh proyek-proyek penting ini secara bersamaan akan berkontribusi sekitar 62,1 persen pada 2030," terang Tutuka.

Menurut dia, proyek kunci tersebut merupakan kegiatan hulu migas yang memiliki kontribusi besar pada 2030, dengan proyeksi produksi lebih dari 10 ribu BOPD.

"Strategi kuncinya, kita support SKK Migas dan perusahaan-perusahaan migas di Indonesia untuk berkomitmen mencari inovasi, bekerjasama, guna mencapai target produksi minyak 1 juta BOPD dan gas 12 BCFD di 2030," tutupnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel