Target Utama Kiriman Sate Beracun di Bantul Adalah Anggota Polisi

Syahrul Ansyari, Cahyo Edi (Yogyakarta)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Polisi membekuk seorang perempuan berinisial NA (25), warga Majalengka, Jawa Barat, yang menjadi tersangka pengiriman sate beracun. Sate beracun ini awalnya ditargetkan NA untuk seorang pria bernama Tommy yang tinggal di Villa Bukit Asri, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Dari sejumlah informasi yang beredar, Tommy yang menjadi target sasaran sate beracun ini adalah seorang anggota Polri. Tommy disebut bertugas di Polresta Kota Yogyakarta.

Kabar bahwa target sate beracun ini adalah seorang polisi dibenarkan oleh Kapolresta Kota Yogyakarta, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro. Purwadi menerangkan jika Tommy memang anggotanya.

Meskipun demikian, Purwadi menerangkan kasus sate beracun ini tak ada kaitan dengan kerja Tommy sebagai anggota polisi. Purwadi menuturkan jika permasalahan pribadi yang melandasi terjadinya kiriman sate beracun.

"Betul (anggota Polresta Yogyakarta). Itu kan masalah pribadi. Kecuali terbukti ada yang terkait disiplin, kode etik atau pidana baru kita proses," kata Purwadi saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp pada wartawan, Senin, 3 Mei 2021.

Baca juga: Makan Sate Takjil Misterius, Naba Diduga Keracunan dan Meninggal Dunia

Indikasi bahwa target sate beracun ini adalah seorang polisi sempat ditanyakan kepada Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudy Satria. Hanya saja Burkan enggan merinci siapa Tommy yang jadi target kiriman sate beracun ini. Burkan hanya menyebut jika Tommy adalah seorang pegawai negeri.

Burkan merinci jika motif pengiriman sate beracun ini karena tersangka sakit hati terhadap targetnya. Tersangka diketahui pernah menjalin hubungan dengan target namun target justru menikah dengan orang lain.

"Motifnya sakit hati. Tersangka dan T pernah berhubungan dulu sebelum nikah. Target T sedang kita dalami. (Profesi target) pegawai negeri," kata Burkan di Polres Bantul.