Tarif Tes PCR di Surabaya Sudah Turun, Jadi Rp 495 ribu

·Bacaan 1 menit
Pemkot Surabaya menyasar lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Surabaya, Jawa Timur untuk gelar tes COVID-19. (Foto: Dok Humas Pemkot Surabaya)

Liputan6.com, Surabaya - Tarif tes usap PCR di Kota Surabaya, turun menjadi Rp 495 ribu sesuai surat edaran Kementerian Kesehatan.

"Saya memastikan bahwa harga tes usap PCR di Surabaya sudah turun sesuai ketentuan kemenkes," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Jumat (27/8/2021), dikutip dari Antara.

Menurut Armuji, semenjak Presiden Jokowi menginstruksikan agar harga tes usap PCR diturunkan, kini layanan tersebut menjadi setengah harga dibanding sebelumnya.

Armuji menyebutkan bahwa makin terjangkaunya tarif usap PCR akan membuat presentasi testing di Kota Surabaya semakin tinggi sehingga pelacakan dan mitigasi pengendalian infeksi COVID-19 lebih terkendali.

Selain itu, menurunnya angka infeksi COVID-19 dapat terus dipertahankan sehingga Kota Surabaya menjadi zona hijau.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gencarkan Tracing

"Walaupun dalam peta risiko Surabaya menjadi zona oranye, tetap secara berkala kita mantabkan testing, tracing dan therapy. Kebijakan layanan kesehatan disiapkan secara matang dan long term untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan," ujar Armuji.

Ia menambahkan bahwa kebijakan turunnya tarif tes PCR disambut baik oleh berbagai pihak, serta berharap agar selanjutnya untuk obat-obatan juga dapat dipastikan stok persediannya aman dan harga terjangkau.

"Ayo semua warga saling diawasi dan laporkan kalau ada yang melebihi ketentuan pemerintah," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel