Tarif Tol Bandara Soetta dan Ngawi-Kertosono Resmi Naik Hari Ini, Simak Besarannya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 29 ruas tol direncanakan akan mengalami penyesuaian tarif pada 2021 ini. Kenaikan tarif tol tersebut bakal dilakukan secara bertahap, dimana dua di antaranya yakni ruas Tol Bandara Soekarno-Hatta (Sedyatmo) dan Tol Ngawi-Kertosono mulai memberlakukan tarif baru pada Kamis, 29 April 2021.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasa Marga Metropolitan Tollroad mengabarkan, ruas Tol Sedyatmo akan mengalami kenaikan tarif senilai Rp 500 mulai hari ini. Kenaikan tarif tol ini berlaku untuk seluruh jenis kendaraan, mulai dari golongan I hingga V

"Mulai tanggal 29 April 2021 Ruas Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo berdasarkan dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 265/KPTS/M/2021 akan diberlakukan penyesuaian tarif yang baru ya," tulus akun Instagram @jasamargametropolitan, seperti dikutip Kamis (29/4/2021).

Kenaikan tarif tol mulai Kamis hari ini juga berlaku untuk ruas Jalan Tol Ngawi Kertosono. Penyesuaian tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kepmen PUPR) Nomor 261/KPTS/M/2021.

Tarif tol yang jadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa ini mengalami penyesuaian per 2 tahun sekali. Hal ini didasari oleh perhitungan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi pada wilayah Kota Madiun.

"Berdasarkan perhitungan tersebut, sejak tahun 2018 hingga 2020 Ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono mengalami penyesuaian tarif sebesar 3,38 persen," tulis akun Instagram @official.jasamargatransjawatol.

Secara keseluruhan, tarif Tol Ngawi-Kertosono mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000 untuk semua jenis kendaraan (golongan I-V).

"Untuk tarif terjauh kendaraan Golongan 1 dari Klitik ke Kertosono mengalami penyesuaian tarif dari sebelumnya sebesar Rp 88.000 menjadi Rp 91.000, atau naik sebesar Rp 3.000," jelas PT Jasamarga Trans-jawa Tollroad lewat akun resmi Instagramnya.

Awas Macet, Ada Pemeliharaan Jalan di Ruas Tol Bandara Soetta

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan panjang di tol yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Kemacetan terjadi karena adanya penyambutan kepulangan pimipinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan panjang di tol yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Kemacetan terjadi karena adanya penyambutan kepulangan pimipinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Jalan Tol Ruas Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai penyedia jasa pemeliharaan jalan tol melakukan pekerjaan pemeliharaan tepatnya di KM 27+050 (Elevated) Arah Bandara.

Hal ini sebagai langkah upaya memberikan kenyamanan berkendara bagi pengguna jalan serta meningkatkan kualitas jalan agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Pekerjaan pemeliharaan jalan dilaksanakan mulai pada hari Jumat (16/4) hingga Rabu (21/4). Selama pekerjaan berlangsung, bahu luar dan lajur 1 elevated sepanjang 100 m akan ditutup sementara hingga pekerjaan selesai, sedangkan lajur lainnya dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas.

Selain itu, untuk memastikan keamanan pengguna jalan, pada saat pekerjaan pengecoran, jalur elevated akan dilakukan pengalihan lalulintas sementara selama 3 jam yaitu pada tanggal (20/4) pukul 02.00 - 05.00 WIB.

Sebagai langkah antisipasi terjadinya kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan, JMT dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) bersama pihak Kepolisian Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Jaya V akan melakukan pengalihan lalu lintas.

"Bagi pengguna jalan dari arah Kapuk dan Kamal menuju Bandara yang menggunakan jalur elevated, akan dialihkan ke jalur bawah, tepatnya mulai Km 26+000 arah Bandara," jelas Nasrullah General Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad.

"Sementara jika masih terjadi kepadatan, akibat pengalihan lalu lintas tersebut, Jasa Marga mempersiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 21+600 sampai dengan KM 29+600," tambahnya.

Semua jalur dapat dilintasi (open traffic) setelah selesai seluruh pekerjaan pada Rabu (21/4) pukul 05.00 WIB.

Siapkan Rambu

Sebagai upaya memastikan keamanan dan keselamatan petugas di sekitar lokasi pekerjaan, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama JMTM dan JMTO juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, menyiagakan petugas pengaturan lalulintas serta memastikan petugas tetap menjaga protokol kesehatan di lokasi pekerjaan.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, selalu perhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanannya.

Lakukan pembaharuan informasi lalulintas dengan mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, di Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: