Tas Dior Rp69 Juta yang Ditenteng Meghan Markle Ludes Terjual

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pengaruh Meghan Markle sebagai ikon mode kian tak terbantahkan. Hal tersebut terbukti tas Dior seharga 4.900 dolar AS atau setara Rp69 juta yang ditentengnya telah ludes terjual secara online.

Dilansir dari Independent, Jumat (8/10/2021), tas Dior tersebut tampak dikenakan Meghan Markle saat berkunjung ke New York, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Penampilan istri Pangeran Harry ini tak lain sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Putri Diana.

Sebelumnya, Pangeran Harry dan Meghan Markle menghadiri Global Citizen Concert di Big Apple. Dalam acara tersebut, pasangan yang telah dikarunia dua buah hati ini bicara mengenai pentingnya kesetaraan vaksin.

Ketika selesai dalam acara itu, Meghan Markle terlihat tampil dalam balutan gaun Valentino berwarna putih. Ia meninggalkan acara sembari membawa tas Lady D-Lite hitam dari rumah mode mewah, Dior.

Pilihan tas Meghan sangat berarti, karena Dior Lady D-Lite Bag adalah "sister bag" dari tas tangan Lady Dior. Sebutan tas ini diambil dari nama mendiang ibu Pangeran William dan Pangeran Harry, Putri Diana, menurut rumah mode Prancis tersebut.

"Mengenakan sister bag dari #LadyDior ikonik yang dinamai Putri Diana, Meghan Markle adalah lambang keanggunan Dior, saat ia melangkah keluar dengan tas #LadyDLite di Global Citizen Live di New York," cuit Dior pada pada Kamis, 7 Oktober 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Laku Keras

Meghan Markle dan Pangeran Harry di  One World Observatory pada 23 September 2021 di New York City. (ROY ROCHLIN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)
Meghan Markle dan Pangeran Harry di One World Observatory pada 23 September 2021 di New York City. (ROY ROCHLIN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Cuitan tersebut disertai dengan dua potret Meghan Markle dan Pangeran Harry tengah meninggalkan acara. Tas tangan hitam tersebut turut dibalut dengan sentuhan emas.

Seperti yang dicatat oleh ahli kerajaan Omid Scobie, pada Kamis, Medium Lady D-Lite Bag telah terjual habis di situs web Dior. "(Penjualan) sangat cepat! Dalam beberapa jam setelah diunggah, (tas) @Dior terjual habis di seluruh dunia," cuit Scobie.

Selain tas versi hitam yang dipegang Meghan, tas merek Lady D-Lite juga terjual habis dalam versi abu-abu dan krem. Tas hitam ini sepenuhnya disulam dan menampilkan pesona Dior dan tali bahu bersulam yang dapat dilepas

Tas Ikonik

Putri Diana tiba di Rumah Sakit Nasional untuk Neurologi dan Bedah Saraf di London Pusat, pada 6 Maret 1996. Ini adalah kunjungan resmi pertama yang dihadirinya sejak bercerai dari Pangeran Charles. (GERRY PENNY / AFP)
Putri Diana tiba di Rumah Sakit Nasional untuk Neurologi dan Bedah Saraf di London Pusat, pada 6 Maret 1996. Ini adalah kunjungan resmi pertama yang dihadirinya sejak bercerai dari Pangeran Charles. (GERRY PENNY / AFP)

Namun, Lady D-Lite besar masih tersedia seharga 5.300 dolar AS atau setara Rp75,3 juta. Tas Lady D-Lite dirilis oleh merek fashion pada 2020.

Saat itu tas digambarkan sebagai versi yang lebih kasual dari tas Lady Dior yang ikonik. Tas tersebut tak lain adalah favorit Putri Diana.

Tas dinamai untuk mendiang kerajaan setelah ia tampak mengenakan aksesori pada beberapa kesempatan. Hal tersebut terjadi setelah dia diberi tas tangan kulit hitam pada 1995 oleh Ibu Negara Prancis, Bernadette Chirac.

Nama tas tangan yang sebelumnya tidak disebutkan. Namun, akhirnya diubah menjadi Lady Dior pada 1996 untuk menghormati Princess of Wales, menurut Marie Claire.

Infografis Geger Wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry

Infografis Geger Wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Geger Wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel