Tas ransel mencurigakan ditemukan di lokasi ledakan Cipete

MERDEKA.COM. Petugas menemukan sebuah tas ransel mencurigakan yang tersangkut di atas sebuah pohon yang tidak jauh dari lokasi terjadinya ledakan di Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tas berwarna hitam tersebut sempat luput dari perhatian sejumlah petugas yang menyisir lokasi ledakan.

Kapolsek Kebayoran Baru AKBP, Adex Yudiswan mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan keterkaitan tas tersebut dengan peristiwa ledakan yang terjadi tepat di samping rumah Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Bachtiar Hasanudin.

"Saya sebenarnya yakin ini nggak ada hubungannya sama yang tadi malam," ujar Adex saat dihubungi, Selasa (12/3).

Kendati demikian, Adex pun tidak ingin mengambil resiko. Saat ini polisi masih menunggu kedatangan tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) sebelum melakukan langkah selanjutnya.

"Tapi kita nggak mau ambil resiko, kita tunggu Jihandak," jelas Adex.

Informasi yang dihimpun, tas tersebut berada tersembunyi di antara dedaunan dan ranting pohon yang memang cukup lebat. Kondisi itulah yang membuat keberadaan tas tersebut hampir luput dari petugas.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan berdaya rendah terjadi di pinggir jalan Abdul Majid Raya, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/3) malam sekitar pukul 23.30 Wib. Ledakan itu meninggalkan bekas berupa sebuah lubang dengan kedalaman sekitar 3-5 sentimeter di lokasi kejadian.

Dugaan sementara benda yang meledak itu berasal dari pemotor yang melintas. Saksi menyebut, pemotor itu bahkan sempat berhenti di rumah Bachtiar, dan tak lama berputar kemudian terdengar suara ledakan.

Baca juga:
Polisi: Ledakan di Cipete tak terkait dengan Kapolda Kalteng
Pelempar bom molotov SMA 8 sakit hati dicukur satpam sekolah
Ledakan di Cipete diduga dari benda yang dibuang pemotor

Topik Pilihan:
Jokowi ahok | Soeharto | Hercules Ditangkap | Konflik Sabah | Kasus Simulator SIM

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.