Taspen Targetkan Vaksinasi Gratis 100 Ribu Orang hingga Akhir 2021

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri menegaskan komitmen dan berpartisipasi aktif dalam membantu Pemerintah untuk menanggulangi pandemi COVID-19. Program vaksinasi gratis untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat pun digelar.

Vaksinasi gratis dari Taspen ini digelar di 6 kantor cabang utama Taspen di seluruh Indonesia. Hari ini, kegiatan itu dimulai di Kantor Pusat Taspen di Jakarta, yang dikhususkan bagi anak usia 12-17 tahun.

Acara itu, bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendukung gerakan #PrayFromHome dan #VaksinUntukIndonesia. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pun menghadiri langsung pembukaan program itu.

"Kegiatan vaksinasi gratis untuk anak usia 12 hingga 17 tahun hari ini merupakan lanjutan dalam bentuk ikhtiar lahir berupa upaya perlindungan diri mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah," ujar Direktur Utama Taspen A N S Kosasih dikutip dari keterangannya, Kamis, 15 Juli 2021.

Dia mengatakan, Program TASPEN untuk Indonesia ini juga bekerjasama dengan berbagai ikatan alumni dari berbagai lembaga Pendidikan SMA dan Perguruan Tinggi. Khususnya yang memiliki jejaring luas.

"Agar dapat memberikan vaksinasi gratis dengan target sekurang-kurangnya 100.000 orang akseptor hingga akhir tahun ini," tambahnya.

Baca juga: BPKH Kelola Dana Haji Rp152 Triliun hingga Juni 2021

Lebih lanjut menurutnya, kegiatan vaksinasi anak ini bertujuan untuk mencegah meningkatnya jumlah anak-anak yang terinfeksi COVID-19 dan memerlukan perawatan. Kegiatan yang juga didukung Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk penyediaan vaksin dan Kimia Farma sebagai penyedia tenaga medis ini.

Sementara itu, vaksin yang digunakan adalah vaksin CoronaVac Sinovac yang telah memiliki izin penggunaan darurat (emergency use authorization / EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementaara itu, Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Taspen pada hari ini. Apalagi dilakukan di saat kasus penyebaran COVID-19 yang tinggi dan sudah banyak memapar anak-anak.

"Ini akan menjadi ikhtiar lahir batin bangsa Indonesia untuk memperkuat optimisme, harapan, dan keyakinan bahwa kita dapat menghadapi pandemi ini dan kondisi akan segera kembali normal," tambahnya.

Terkait kebijakan PPKM Darurat akibat lonjakan kasus COVID-19 yang signifikan, Kosasih menegaskan, pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut dengan meniadakan layanan tatap muka untuk sementara waktu di seluruh kantor layanan Taspen. Serta, menghadirkan Layanan Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona (Taspen Pesona).

Melalui layanan ini, peserta dapat mengajukan klaim secara online melalui e-klim tanpa perlu datang ke kantor. Hal ini merupakan upaya Taspen dalam memutus rantai penyebaran COVID-19, sekaligus menjaga keselamatan karyawan dan seluruh peserta Taspen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel