Tata Cara Salat Id Iduladha di Rumah Selama PPKM Darurat

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Salat Id Iduladha merupakan salat sunah makkadah (ibadah sunah yang sangat dianjurkan) dua rakaat yang dikerjakan umat Muslim di pagi hari saat Hari Raya Iduladha. Biasanya salat ini dilakukan di masjid atau tanah lapang.

Namun, untuk tahun ini, pelaksanaan salat Id Iduladha mengalami penyesuaian akibat pandemi COVID-19. Pemerintah mengimbau untuk melaksanakan salat Id Iduladha di rumah masing-masing.

Mengingat kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan salat Id Iduladha 1442 H.

"Salat Hari Raya Iduladha 1442 H/2021 M ditiadakan pada Kabupaten/Kota dengan Zona Merah dan Zona Oranye yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat, meski tidak termasuk kabupaten/kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat", demikian keterangan dalam laman resmi Kemenag.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, umat Muslim disarankan menjalankan salat Id Iduladha di rumah masing-masing. Hal ini dilakukan demi menekan penularan COVID-19.

Meski dikerjakan di rumah, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan salat Id Iduladha secara berjamaah. Tata cara salat Id Iduladha sama seperti pelaksanaan Idulfitri. Perbedaannya hanya terletak pada bacaan niatnya.

Lalu, bagaimana tata cara salat Id Iduladha di rumah? Berikut ini penjelasan tata cara salat Id Iduladha yang bisa dilakukan di rumah selama PPKM Darurat diberlakukan, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sabtu (17/7/2021).

Ketentuan Melaksanakan Salat Id Iduladha di Rumah

- Apabila salat Id Iduladha di rumah dilaksanakan secara berjamaah maka ketentuannya ialah:

  • Jumlah jamaah salat Id Iduladha minimal empat orang (satu imam dan tiga makmum).

  • Kaifiat (tata cara) salat Id Iduladha berjamaah di rumah sama dengan saat di masjid atau lapangan.

  • Usai salat Id Iduladha, khatib melaksanakan khotbah.

  • Jika jumlah jamaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat Id Iduladha berjamaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khotbah maka salat Id Iduladha boleh dilakukan berjamaah tanpa khotbah.

- Sementara apabila salat Id Iduladha dilaksanakan secara sendiri maka ketentuannya adalah:

  • Berniat niat salat Id Iduladha secara sendiri.

  • Dilaksanakan dengan bacaan pelan (sirr).

  • Tata cara pelaksanaan sama seperti salat Id Iduladha berjamaah.

  • Tidak ada khotbah.

Bacaan Niat Salat Id Iduladha

Ilustrasi salat, Iduladha, di rumah. (Photo by Michael Burrows on Pexels)
Ilustrasi salat, Iduladha, di rumah. (Photo by Michael Burrows on Pexels)

- Bacaan niat salat Id Iduladha berjamaah

"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa".

Artinya: "Aku berniat salat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."

- Bacaan niat salat Ied Hari Raya Iduladha sendiri

"Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa".

Artinya: "Aku berniat salat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala."

Cara Melaksanakan Salat Ied Hari Raya Iduladha di Rumah

Berikut tata cara melaksanakan salat Id Iduladha di rumah:

  • Niat.

  • Takbiratul ihram.

  • Membaca doa Iftitah.

  • Takbir tujuh kali di rakaat pertama

  • Doa di antara takbir, "Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah wallahu akbar." Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar."

  • Membaca Al-Fatihah.

  • Membaca satu di antara surat atau ayat dalam Al-Qur'an.

  • Ruku'.

  • I'tidal.

  • Sujud pertama.

  • Duduk di antara dua sujud.

  • Sujud kedua

  • Berdiri dan takbir lima kali untuk rakaat kedua.

  • Membaca surah Al-Fatihah.

  • Membaca satu di antara surat atau ayat dalam Al-Qur'an.

  • Ruku'.

  • I'tidal.

  • Sujud pertama.

  • Duduk di antara dua sujud.

  • Sujud kedua.

  • Duduk tasyahud akhir.

  • Salam.

Sumber: Kemenag.go.id, Mui.or.id

Dapatkan artikel cara dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel