Tauhid Adalah Aqidah Bawaan Manusia, Ketahui Definisi dan Manfaat Mempelajarinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Tauhid adalah aqidah bawaan manusia. Allah telah menciptakan manusia memiliki fitrah beriman kepada-Nya dan mentauhidkan-Nya. Manusia itu dilahirkan dalam keadaan mengimani keberadaan Allah bahwa tidak ada yang berhak diibadahi selain Dia, dan tidak ada Tuhan selain Dia.

Dengan mempelajari ilmu aqidah, membuka wawasan umat Muslim tentang cara meningkatkan keimanan dalam beragama. Salah satu ilmu aqidah yang penting untuk dipelajari adalah tauhid. Arti tauhid diketahui sebagai ilmu yang mempelajari tentang sifat keesaan Allah. Dengan makna Allah itu satu, Dzat yang memiliki segala kesempurnaan dan tidak ada satu pun yang bisa menggantikannya.

Selain itu, arti tauhid juga dipahami sebagai sikap meyakini bahwa Allah Maha Suci yang tidak memiliki kekurangan sedikit pun, seperti yang dimiliki oleh makhluk hidup ciptaannya. Bukan hanya itu, mempelajari arti tauhid juga termasuk meyakini kebenaran seluruh ajaran Allah yang diturunkan dan disebarkan oleh para Rasul-Nya.

Untuk lebih memahminya secara rinci, berikut ini definisi tauhid dan manfaat mempelajarinya yang telah dirangkum oleh Lipuatn6.com dari berbagai sumber, Selasa (20/07/2021).

Definisi Tauhid

Ilustrasi Muslimah Berdoa Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Muslimah Berdoa Credit: shutterstock.com

Tauhid adalah sikap muslim dalam meyakini Allah Maha Suci yang tidak punya kekurangan sedikit pun, layaknya makhluk ciptaan-Nya. Tak hanya itu, jika kita mempelajari arti tauhid juga termasuk dalam meyakini kebenaran semua ajaran Allah SWT yang diturunkan dan diajarkan oleh para Rasul.

Di samping itu, orang yang mampu menerapkan arti tauhid dengan baik dalam kehidupan, maka akan menjadi individu yang ikhlas dalam menerima setiap ketentuan Allah.

Dalam ajaran Islam, hal ini berkaitan dengan sifat keesaan Allah, bahwa Allah itu satu. Di sini, setiap umat Muslim mempercayai bahwa tiada Tuhan selain Allah, Sang Pencipta semesta alam dan segala isinya yang memiliki semua sifat kesempurnaan.

Selain meyakini sifat keesaan dan kesempurnaan Allah, orang yang mempelajari dan menerapkan arti tauhid juga meyakini kebenaran setiap ajaran Rasul. Bahwa Rasul merupakan manusia utusan Allah yang diberikan pengetahuan dan pelajaran agar dapat disebarluaskan kepada seluruh umat. Dengan begitu, meyakini kebenaran pengetahuan yang diajarkan Rasul, berarti sudah meyakini keberadaan Allah dan ajaran yang berasal dari-Nya.

Perlu diketahui, Ilmu tauhid juga disebut sebagai ilmu ushul (dasar agama) atau ilmu aqidah. Artinya, ilmu ini menjadi bekal pedoman bagi seluruh umat Islam dalam melakukan kewajibannya sebagai umat beragama. Bukan hanya itu, ilmu tauhid juga membantu umat Islam dalam menerapkan aqidah-aqidah keagamaan yang diperoleh dari dalil atau aturan yang sah. Baik dari kitab suci Al-Quran maupun Hadist.

Jenis Tauhid

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com
Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Ayat-ayat yang yang menjelaskan jenis tauhid banyak sekali dan dijelaskan beraneka macam tauhid. Oleh karena itu para Ulama dari kalangan Salaf umat ini dan semua madzhab empat, Hanafiyah, Mâlikiyah, Syâfi’iyah, Hanabilah, mereka semua menjelaskan tiga macam tauhid. Berikut ini jenis tauhid adalah:

1. Tauhid Rubûbiyah.

2. Tauhid Ulûhiyah (Ibadah).

3. Tauhid Asmâ dan Sifat.

Sebagian Ulama menyebutkan tiga macam tauhid ini sekaligus, sebagian yang lain menyebutkan sebagian macam tauhid pada waktu pembicaraan tentang permasalahan-permasalahannya. Berikut penjelasannya jenis tauhid adalah:

1. Tauhid fil ma’rifah wal itsbât (tauhid berkaitan dengan pengetahuan dan penetapan), ini mencakup.

2. Tauhid Rubûbiyah dan tauhid asmâ’ dan sifat-sifat Allâh). Tauhid fit thalab wal qashd, ini adalah tauhid ulûhiyah

Manfaat Mempelajari Tauhid

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Setelah memahami arti tauhid, selanjutnya perlu diketahui pula manfaat tujuan mempelajari ilmu tauhid. Tujuan mempelajari ilmu tauhid adalah upaya mengenal Allah dan Rasul-Nya melalui dalil-dali yang pasti. Dalam hal ini, mempelajari ilmu tauhid adalah meyakini segala sifat kesempurnaan yang dimiliki Allah serta membenarkan setiap risalah atau ajaran Rasul-Nya.

Bukan hanya itu, mempelajari dan menerapkan arti tauhid dalam kehidupan sehari-hari dapat menghindarkan umat Muslim dari pengaruh aqidah-aqidah lain yang menyeleweng dari kebenaran. Hal inilah yang membuat ilmu tauhid memiliki kedudukan istimewa dibandingkan ilmu-ilmu lainnya. Sebab, meyakini keesaan Allah dan kebenaran setiap ajaran Rasul menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, tujuan mempelajari ilmu tauhid adalah dapat menjadikan setiap umat muslim sebagai pribadi yang ikhlas dalam menerima setiap ketentuan Allah. Bahkan mempelajari ilmu tauhid juga mampu memberikan jiwa yang tenang dan tentram bagi setiap orang yang melakukannya.

Keutamaan Mempelajari Tauhid

Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com
Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com

Setelah memahami arti tauhid dan manfaat mempelajarinya, penjelasan selanjutnya akan membahas keutamaan ilmu tauhid. Dikatakan, bahwa mempelajari ilmu tauhid penting untuk memahami kedudukan makhluk hidup dan pengaruhnya pada dunia. Seperti memahami mukjizat para nabi, ajaran yang bijak dan bermakna dari para wali, serta kesenangan yang Allah berikan kepada umat yang auh dari-nya sebagai bentuk ujian atau cobaan. Sehingga melalui ilmu tauhid, dapat digunakan sebagai pedoman untuk membedakan hal yang termasuk aqidah dan mana yang bukan.

Selain itu, keutamaan mempelajari dan menerapkan arti tauhid dalam kehidupan sehari-hari juga dapat menjauhkan diri dari kemusyrikan, mendudukan soal wasilah, mendudukan soal khilafah atau politik dalam agama Islam. Dengan begitu, ilmu tauhid dapat menjadi pedoman bagi setiap umat muslim dalam menjalankan kehidupan agar terhindari dari pikiran buruk atau su’uzhan terhadap Allah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel