AS tawarkan keterikatan bisnis dengan Asia ketika perang dagang menyeret


NONTHABURI, Thailand (AP) - Amerika Serikat (AS) berkomitmen untuk berbisnis dengan Asia Tenggara, Menteri Perdagangan Wilbur Ross mengatakan Senin dalam sebuah konferensi di sela-sela KTT kawasan yang dipilih tidak dihadiri oleh Presiden Donald Trump.

Ross dan pejabat AS lainnya memamerkan keterlibatan AS dalam perdagangan dan investasi di kawasan dan meluncurkan inisiatif baru untuk pembiayaan Forum Bisnis Indo-Pasifik, kumpul-kumpul yang melibatkan 1.000 pengusaha dan wakil pemerintah di pinggiran kota dari ibukota Thailand.

Ross dan penasehat keamanan nasional Trump, Robert O'Brien, merupakan pejabat AS senior yang menghadiri pertemuan dalam KTT 10 negara anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Kebanyakan pemimpin kawasan lainnya, termasuk Perdana Menteri China Li Keqiang, hadir.

Meskipun begitu, Ross mengatakan pemerintahan Trump "sangat terlibat dan benar-benar berkomitmen terhadap kawasan ini."

Trump menyampaikan undangan, melalui O'Brien, kepada para pemimpin ASEAN untuk menghadiri pertemuan pada awal tahun depan di AS. Detil proposal tersebut and reaksi para pemimpin lainnya itu belum jelas.

"Lihat. Kemunculan itu penting," kata Charles Freeman, wakil presiden senior Asia pada Kamar Dagang AS. Namun ia menambahkan,"itu lebih kepada substansi dibandingkan simbol."

"Kami sangat membutuhkan seluruh pendekatan pemerintah dari AS," katanya.

Pada Minggu, tuan rumah Thailand mengumumkan kesepakatan kasar mengenai rencana untuk mencapai kesepakatan tentang perjanjian perdagangan 16 negara, yang dijuluki Kemitraan Ekonomi Konfrehensif Regional (RCEP) yang tidak menyertakan AS namun melibatkan Jepang, China dan kemungkinan India.

Mengkonfirmasi apa yang pejabat-pejabat lain katakan hanya secara pribadi, Wakil Perdana Menteri China Le Yucheng mengatakan kepada reporter bahwa 15 negara RCEP lain telah menyetujui pembukaan pasar dan komitmen lainnya.

"Kapanpun India siap, akan disambut baik untuk bergabung," kata Le. "Tidak masalah bagi 15 negara lainnya untuk menandatangani kesepakatan tahun depan."

Trump mengatakan ia mendukung perjanjian perdagangan bebas negara antar negara daripada kesepakatan multilateral. Lebih dari setahun lalu, ia mulai menaikkan tarif atas impor dari China sebagai upaya memaksa Beijing untuk merundingkan kesepakatan dengan Washington dalam mengubah strategi rencana industrialnya guna mengakhiri kebijakan dan praktek yang para pejabat AS katakan tidak adil dan memberikan kontribusi kepada defisit perdagangan AS dengan China yang besar.

Sejak saat itu ketegangan meningkat dengan kedua pihak saling mengenakan tarif hukuman senilai miliaran dolar kepada ekspor negara lainnya.

Dengan menggambarkan bahwa sengketa dengan Beijing sebagai "gajah di dalam ruangan," Freeman mengatakan kedua pihak harus mencapai tidak hanya 'mencairkan, namun kesepakatan menyeluruh."

Ross telah bergabung dengan Wakil Perdagangan AS Robert Lighthizer dalam berunding dengan Beijing mengenai sengketa tersebut. Trump dan Presiden China Xi Jinping sepakat pada bulan lalu untuk menghentikan kenaikan tarif lebih jauh setelah mengatakan kedua pihak memiliki kesepakatan dasar. Namun sejauh ini, tidak ada kesepakatan yang terwujud dan pembatalan KTT Pacific Rim yang telah direncanakan diselenggarakan pada akhir bulan ini di Cile berarti Xi dan Trump tidak ada rencana untuk segera bertemu.

"Kami masih jauh dengan phase 1," kata Ross tentang pembicaraan perdagangan.

Le, wakil perdana menteri China, juga optimistis, dengan mengatakan kedua pihak telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan dengan " secara tulus dan membangun."

Keputusan Trump mengeluarkan perjanjian saingan, Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), tidak menggoyahkan 11 negara lainnya dalam pakta perdagangan tersebut. Mereka terus maju sesuai rencana tanpa AS.

Dengan seluruh 16 anggota, blok perdagangan RCEP akan menjadi yang terbesar di dunia, meliputi pasar berpenghuni 3,6 miliar orang dan meliputi secara kasar sepertiga perdagangan dunia dan kegiatan bisnis dunia.

Blok sejenis Forum Bisnis Indo-Pasifik yang merupakan strategi geopolitik AS yang menekankan hubungan dengan India, Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru dan negara Pacific Rim lainnya bertujuan untuk menyeimbangkan kekuatan yang sedang tumbuh China dan memperluas investasi di kawasan tersebut.

Penyelenggara memperkirakan 3,4 juta lowongan kerja di AS yang berkaitan dengan ekspor ke Asia dan perdagangan senilai 1,8 triliun dolar AS di kawasan Indo Pasifik tersebut.

Ketegangan antara AS dan China telah melekuk perdagangan dua arah itu, di mana telah rontok sekitar 15 persen pada tahun ini ketika tarif rata-rata meningkat menjadi sekitar 20 persen pada September dari 3-8 persen pada awal 2018. Sejumlah perdagangan itu telah berpindah ke pasar Asia lainnya dengan ekspor dari Thailand dan Vietnam meningkat tajam.

Kebijakan America First Trump mencerminkan bagian reaksi buruk atas globalisasi dan pergeseran manufaktur AS ke pasar luar negeri di China dan sekitarnya.

Namun lebih dari dua pertiga perdagangan dunia melibatkan rantai pasokan yang berbasis di lebih dari satu negara.

Dan itu merupakan transformasi industri yang sama yang membuat China dan tetangganya untuk menumbuhkan perekonomian mereka. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan dalam konferensi bis yang dipimpin ASEAN di sela KTT tersebut.

Setelah berharap untuk dunia tentang keuntungan perdagangan bebas "kini mereka ingin menutup perbatasan negara mereka," katanya. "Pada kenyataannya. beberapa sudah membangun dinding."

"Ada kekhawatiran sekarang bahwa persaingan akan menguntungkan negara-negara di Timur daripada negara-negara maju di Barat," katanya.