Tawuran Antar Geng Pecah di Pasar Manggis Jaksel, 2 Orang Diciduk

·Bacaan 2 menit

VIVATawuran terjadi antara dua kelompok warga kecamatan Setiabudi tepatnya di Pasar Manggis, Jakarta Selatan, pada selasa petang, 20 Juli 2021.

Berdasarkan data yang dihimpun VIVA di lokasi, tawuran yang terjadi bukan yang pertama kalinya. Dalam tawuran ini dua kelompok warga yang terlibat ialah warga Menteng Wadas Utara dan Warga Jalan Pariaman. Yang di mana jarak antara kedua kelompok warga ini hanya berseberangan dengan jalan.

Kedua kelompok warga saling serang dengan menggunakan batu, kayu hingga senjata tajam. Polisi yang mendapatkan informasi terkait tawuran ini langsung datang ke lokasi dan membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata ke arah kedua kelompok yang terlibat tawuran.

Widodo, warga sekitar mengatakan, tidak mengetahui pasti ihwal terjadinya tawuran ini,karena spontan kedua warga ramai langsung tawuran di lokasi.

“Kejadian sore tadi jam 4 an, juga gatau kronologinya kenapa,tiba tiba saya lagi dagang sudah ramai aksi tawuran,” kata Widodo ketika ditemui VIVA di lokasi, Selasa 20 Juli 2021.

Widodo menyebut untuk kedua kelompok yang terlibat masih satu wilayah yaitu di kecamatan Setiabudi.

“Kalau dari warga mananya saya juga kurang tahu, tetapi masih satu wilayah. Warga yang terlibat tawuran menggunakan senjata tajam seperti parang, celurit, botol dan batu,” ujarnya.

Akibat tawuran tersebut di sekitar lokasi warung makan dan toko kelontong mengalami kerusakan.

Baca juga: Jokowi Umumkan PPKM Darurat Diperpanjang hingga 25 Juli 2021

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi, Azis Andriansyah mengaku, saat ini telah mengamankan dua terduga pelaku tawuran.

“Kita tinggal mengamankan kelompok masing-masing,” kata Aziz di lokasi kejadian kepada wartawan.

Azis menyebut untuk tawuran yang terjadi di Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan, pada Selasa petang tadi tidak adanya kaitannya antara warga.

"Jadi bukan antarwarga, tapi antar kelompok dari gabungan dua RW. Jadi semacam komunitas anak muda,” ungkap Azis.

Hingga malam hari ini, sejumlah petugas Kepolisian berjaga di sekitar lokasi guna mencegah adanya aksi tawuran kembali.

Dikatakan Azis, nantinya kedua tokoh dari dua RW setempat akan di pertemukan untuk musyawarah. "Kita akan cari terduga pelaku dan peristiwa sekecil apapun di tidak boleh terjadi. Masyarakat harus nyaman," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel