Tawuran, Dua Pelajar Menderita Luka Bacok

TEMPO.CO, Bekasi-Dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bina Karya Mandiri Bekasi Timur luka-luka terkena bacokan setelah terlibat tawuran dengan siswa sekolah lainnya di Jalan Juanda, Kelurahan Margahayu,  Bekasi Timur,  Senin 11 Maret 2013, sekitar pukul 16.30 WIB. "Belum diketahui sekolah lawan yang terlibat tawuran ini," ujar Kepala Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Inspektur Satu Hary Gasgari, Selasa 12 Maret 2013. 

Kedua siswa yang terluka itu adalah  Regi Ahmad Fauzi, 16 tahun, dan Ahmad Nurkholik, 17 tahun.  Polisi menduga para pelaku berasal dari sekolah yang berbeda, yakni SMK Negeri 1 Cikarang atau SMK Cibitung, Kabupaten Bekasi. "Keterangan dari korban dan saksi," kata Hary.

Hary menjelaskan, bentrokan antarpelajar itu bermula dari aksi  saling ledek antara rombongan korban dengan para pelaku. Ketika itu, sejumlah siswa SMK Bina Karya Mandiri tengah 'nongkrong' di lokasi terjadinya tawuran. Secara tiba-tiba datang rombongan pelaku yang melintas dihadapan kelompok korban, dan terjadilah bentrokan. 

Deny, 32 tahun, warga yang melihat tawuran itu sempat melerai bentrokan antarpelajar tersebut. Namun para pelajar tak menggubris, hingga bentrokan itu mengakibatkan dua korban luka. Kedua siswa yang mengalami luka bacok itu pun sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Kini, polisi tengah mendalami motif dibalik bentrokan dan mencari pembacok kedua korban. 

MUHAMMAD GHUFRON

Baca juga:

Ahok Tak Setuju Hercules Main Hakim Sendiri

Pekerja Ruko Bersyukur Kelompok Hercules Ditangkap

Daud Kei Jenguk Hercules di Tahanan Polda

Kronologi Kematian Pasien KJS Versi Dinkes DKI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.