Tawuran Maut Geng Motor Cengkareng: 1 Tewas, 2 Pelaku Masih Bocah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Polisi mencokok empat pelaku terkait kasus tawuran antargeng motor yang terjadi di kawasan Cengkareng Jakarta Barat. Dua dari empat pelaku yang diamankan masih berstatus di bawah umur.

"Kami amankan empat orang, dua tersangka dan dua lagi adalah anak-anak sebagai pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo kepada wartawan, Rabu 18 Agustus 2021.

Para pelaku sempat melarikan ke daerah Bogor, Jawa Barat. Ady menyampaikan pihaknya juga menyita tiga senjata tajam jenis celurit sebagai barang bukti.

Dia bilang celurit itu disembunyikan di plafon rumah. Usut punya usut tawuran ini dipicu saling ejek antar kelompok di media sosial.

"Kronologis penangkapan di mana kejadian ini berawal dari saling ejek, saling tantang dua kelompok di wilayah Cengkareng antara kelompok Bedeng dan kelompok Kamdur," jelas Ady.

Dari hasil pemantauan di medsos, aksi saling ejek yang dilakukan dua kelompok ini hanya bermotif tawuran. "Selalu diawali hal-hal seperti yang saya sampaikan sehingga para pelaku dari kelompok Bedeng menuju ke wilayah Kampung Duri," katanya.

Korban tewas berinisial LF, menderita luka cukup parah akibat bacokan senjata tajam. Berdasar pemeriksaan medis, pembuluh darah korban putus akibat sabetan sajam yang cukup dalam.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3 juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 170 Ayat 2 KUHP. Mereka terancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Almarhum atau korban ini mendapat luka parah di bagian punggung, luka bacokan kemudian di tangan, kaki dan kedua paha. Yang bersangkutan kita bawa ke RSUD Cengkareng dan meninggal dunia," tuturnya.

Sebelumnya, tawuran antargeng motor viral di media sosial. Dari tayangan video, tampak memperlihatkan situasi konvoi para pemuda di Jembatan Kampung Duri, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu dini hari 8 Agustus 2021.

Puluhan orang tampak mengacungkan senjata tajam. Mereka sengaja mencari kelompok musuhnya agar bisa tawuran.

Begitu ada kelompok lain, bentrok terjadi antar kelompok terelakkan. Kemudian, satu orang berinisial LF mengalami luka bacok lalu tewas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel