Taylor Swift Jawab Teori Fans tentang Kode Misterius yang Diduga Album Baru

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Taylor Swift berhasil memunculkan euforia tesendiri saat merilis dua album kejutan di tahun 2020. Setelah folklore yang dirilis secara 'dadakan', ia kembali menyita perhatian publik lewat album evermore yang rilis 11 Desember kemarin.

Namun fans menduga masih ada satu lagi kejutan yang akan diberikan Taylor Swift. Hal itu dipicu dari kata 'Woodvale' yang diduga bakal jadi judul album kejutan berikutnya.

Menjawab spekulasi tersebut, sang musisi akhirnya angkat bicara. Dalam acara Jimmy Kimmel Live! yang tayang 14 Desember 2020, Taylor Swift menjelaskan misteri di balik Woodvale.

Ratu Easter Eggs

Taylor Swift (dok. Instagram @taylorswift/https://www.instagram.com/p/CDAs776jUtR/)
Taylor Swift (dok. Instagram @taylorswift/https://www.instagram.com/p/CDAs776jUtR/)

Sudah bukan rahasia lagi jika Taylor Swift memang suka memberi detail-detail kecil yang ternyata penting. Hal itu biasa disebut dengan 'Easter Eggs', yang bisa berupa kode, petunjuk atau teaser untuk sesuatu.

Swift menjelaskan jika Woodvale merupakan salah satu kesalahan yang ia lakukan. Ia sebenarnya agak terganggu dengan 'easter eggs' tapi ia melihat fans menyukai hal tersebut, sehingga ia mencoba mengikuti kemauan fansnya.

"Saat aku membuat album folklore Juli lalu, aku sangat takut membocorkan judulnya, bahkan kepada tim terdekat dan management. Aku tak memberi tahu judul itu hingga beberapa saat sebelum rilis. Jadi aku menggunakan kode palsu yang punya jumlah huruf yang sama dengan folklore. Aku memilih nama acak, dan muncul nama Woodvale. Aku pun mencoba memasang judul itu di contoh albumku, dan lupa melepasnya di salah satu model," jelasnya.

Bermain Kata

Taylor Swift. Sumber foto: Instagram.
Taylor Swift. Sumber foto: Instagram.

Kesalahan itu ia perbaiki di album berikutnya, yakni evermore. Di album ini ia juga menerapkan hal serupa, bahwa ia tak mengungkap judul album hingga beberapa saat sebelum rilis.

Untuk album terbaru ini, Taylor kembali bermain kata dengan memberi kode tersendiri. Ia memilih nama November yang juga punya jumlah huruf yang sama dengan evermore.

Disinggung mengenai kejutan yang mungkin datang lagi darinya, Taylor memberi penjelasan. "Aku sangat lelah, aku kehabisan tenaga. Semua sudah kulakukan, aku tak punya apa-apa lagi," ujarnya sembari tertawa.

Saksikan video menarik berikut ini: