Taylor Swift Sebut Album Ini Sebagai Album Patah Hati Sejati

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Superstar pop, Taylor Swift telah bertahun-tahun menyandang reputasi sebagai musisi yang kisah cintanya cukup pelik. Beberapa karyanya memang kerap membahas mantan kekasih dengan detail tertentu yang ia sisipkan secara apik.

Mulai dari kisah cintanya dengan Harry Styles, Calvin Harris hingga Tom Hiddleston secara implisit terasa di lagu-lagunya. Namun bagi Taylor Swift sendiri, hanya ada satu album yang benar-benar terinspirasi dari putus cinta.

Album yang dimaksud adalah Red yang dirilis tahun 2012 silam. "Setiap album adalah kumpulan dari berbagai perasaan. Album ini (Red) adalah album yang secara spesifik aku membahas tentang patah hati yang sesungguhnya," ujar Taylor Swift dalam podcast Rolling Stone's 500 Greatest Albums, dilansir dari Aceshowbiz (29/10).

Tembang Andalan

Taylor Swift (ROBYN BECK  AFP)
Taylor Swift (ROBYN BECK AFP)

Red menjadi langkah besar Taylor Swift menjadi raksasa di industri musik. Satu per satu lagunya di album ini menjadi hits dan merajai berbagai tangga lagu di kancah internasional.

Beberapa single yang membawa sukses antara lain We Are Never Ever Getting Back Together dan I Knew You Were Trouble yang telah ratusan juta kali ditonton video klipnya.

Mantan yang Mana?

Di track berjudul All Too Well, Swifties percaya bahwa lagu ini membahas kisah romansa Taylor dengan aktor Jake Gyllenhaal. Ia membubuhkan beberapa tanda, seperti frase 'a little kid with glasses', dan saudara perempuannya, Maggie Gyllenhaal.

Lebih jauh Taylor Swift juga mengungkap pemilihan kata 'Red' sebagai judul albumnya itu. Menyimpulkan dari statement yang ia lontarkan, album ini memang jadi tribut khusus untuk kisah patah hatinya dengan para mantan.

"Berbagai macam emosi yang terdapat di album ini membahas tentang hubungan yang penuh drama, gila, intens, dan hal tidak sehat yang kualami selama dua tahun. Semua perasaan itu, dari cinta yang intense, frustasi yang berat, kecemburuan, kebingungan dan berbagai hal lain, di pikiranku semua emosi itu berwarna merah. Semua terasa sangat jelas dan pekat, seperti tak ada rona pudar di dalamnya," pungkasnya.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini