TCI Fakultas Pariwisata Unud bangga ikut ambil bagian di KTT G20

Lembaga Tourism Confucius Institute (TCI) Fakultas Pariwisata Universitas Udayana Denpasar, Bali, menyatakan kebanggaannya bisa turut ambil bagian dalam sejumlah agenda di ajang KTT G20 di daerah itu.

"Saat Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping datang, 40 mahasiswa kami menyambut dengan pakaian Nusantara. Luar biasa antusiasnya," kata Direktur TCI Fakultas Pariwisata Unud Dr Drs Made Sendra, MSi di Denpasar, Jumat (18/11).

Sebanyak 40 mahasiswa Fakultas Pariwisata Unud turut menyambut Presiden China/RRT Xi Jinping saat mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Senin (14/11).

Kemudian mahasiswa dan mahasiswi Unud juga ambil bagian dalam "spousal activity" Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo dengan Ibu Negara China Peng Liuyan, pada Rabu (16/11) di Nusa Dua, Badung.

Sendra menambahkan dalam "spousal activity" antara kedua ibu negara, pihaknya menyuguhkan paduan suara dari mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan.

Di bawah bimbingan instruktur TCI, persiapan paduan suara dalam rangkaian Presidensi G20 itu memakan waktu satu bulan.

Baca juga: Bali raih perbaikan infrastruktur senilai Rp800 miliar dari KTT G20

Baca juga: Gubernur Koster sampaikan pujian delegasi G20 soal Bali

Menariknya, masih menurut Sendra, pada puncak Presidensi G20 di The Apurva Kempinski, mahasiswa Fakultas Pariwisata Unud mempersembahkan paduan suara dengan lagu Meili de Suo Luo He yang artinya Bengawan Solo diiringi dengan Sasando (alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur).

"Mahasiswa kami menyanyi langsung di hadapan Ibu Iriana Joko Widodo dan Madame Peng Liyuan. Kedua ibu negara itu terlihat sangat menikmati alunan vokal dan musik," ujarnya.

Kedua Ibu Negara, lanjut Sendra, mengapresiasi penggunaan busana adat Bali oleh kelompok paduan suara. Tidak hanya menikmati paduan suara, Madame Peng Liyuan juga berkomunikasi singkat dengan mahasiswa dan mendorong mahasiswa untuk terus belajar mempelajari bahasa Mandarin.

"Beliau menyambut lebih banyak anak muda dari Indonesia untuk berkunjung ke Tiongkok, belajar budaya Tiongkok, dan menjadi duta kerja sama Tiongkok-Indonesia. Para mahasiswa anggota paduan suara juga mendapat kesempatan berfoto dengan Madame Peng Liyuan dan Ibu Iriana Joko Widodo," ujarnya.

Setelah Presidensi G20, Sendra berharap kebijakan negara Tirai Bambu itu melunak dengan mengizinkan warga negaranya berwisata ke luar negeri, khususnya Bali.

Hal ini, tambah dia, China menjadi pasar besar bagi pariwisata Bali. Ini bisa dilihat dari data kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali.

"Selain itu, Bali dengan China memiliki nilai historis dan akulturasi budaya yang sangat kuat. Kami berharap kebijakan pariwisatanya berubah," kata Sendra.

Baca juga: Pengamat: KTT G20 sebaiknya perlu perluas keterlibatan usaha mikro

Baca juga: Gubernur Bali: G20 tidak pakai pawang hujan tapi doa rutin