Teddy Minahasa Minta Sabu Ditukar dengan Tawas, Pengacara: Itu Hanya Bercanda

Merdeka.com - Merdeka.com - Irjen Teddy Minahasa diketahui mengirim pesan singkat kepada mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara. Pesan singkat berisi permintaannya untuk menukar beberapa gram barang bukti narkoba jenis sabu dengan tawas.

Terkait hal itu, pengacara Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris mengatakan permintaan tersebut hanya candaan belaka. Sebab, Teddy Minahasa mengakhiri pesan singkat dengan emoticon yang menunjukkan candaan.

"Itu ada tanda emoticon. itu adalah sekedar canda dan tidak ada kaitannya sama sekali," kata Hotman di Polda Metro Jaya, Jumat (18/11).

Hotman menerangkan, candaan semacam itu biasa dilakukan antara pimpinan dengan anggotanya. Apalagi, Irjen Teddy dikenal sebagai sosok yang gemar bercanda.

"Itu biasa begitu pimpinan mengetes dan ternyata tidak ada satu saksi pun mengatakan bahwa tawas itu diganti dengan narkoba," ujar dia.

"Apakah benar ditukar atau tidak, tidak akan ada yang bisa membuktikan lagi orang dia sudah dihancurkan dan itu waktu dihancurkan di depan semua pejabat dan bahkan aparat kejaksaan, ketua pengadilan hadir, wali kota hadir jadi apapun candaan di belakang itu tidak bisa lagi dibuktikan apakah benar ditukar dengan tawas," sambung dia.

Hotman menunjukkan berkas penetapan Kejaksaan Negeri Agam terkait penyisihan barang bukti 5 kilogram untuk kepentingan persidangan. Sedangkan, 35 kilogram dimusnahkan.

"Ada semua barangnya, ada berita acaranya. itu sudah tidak bisa dibantah lagi. Artinya mau ngomong apa kek, mau ada tawas itu barang semua sudah dimusnahkan. Itu 35 kilogram (dimusnahkan) dan 5 kilogram masih ada di kejaksaan," ujar dia.

Hotman menyampaikan, kliennya sama sekali tak tahu-menahu terkait barang bukti yang menjadi objek dalam penyidikan.

"Ini kita tidak tahu dari mana barang dagangan mereka bukan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [rhm]