Teganya Luis Enrique, 12 Pemain Bermutu Ini Tak Terangkut ke Skuat Euro 2020 Spanyol

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Kontroversi terjadi usai Luis Enrique mengumumkan skuad Timnas Spanyol untuk berlaga di Euro 2020. Ada banyak pemain yang tampil bagus di klub namun tidak dipanggil Luis Enrique.

Luis Enrique hanya akan membawa 24 pemain ke Euro 2020. Padahal, UEFA membolehkan setiap negara mendaftarkan 26 pemain.

Latar belakang Luis Enrique sebagai eks pelatih dan pemain Barcelona mendapat sorotan usai pengumuman skuad Spanyol di Euro 2020. Sebab, dia dinilai memberi karpet merah untuk pemain Barcelona atau yang berbau Blaugrana.

Eric Garcia, jebolan La Masia dan pemain Barcelona musim depan, dipanggil ke timnas walau hanya memainkan tiga laga di Premier League. Lalu, ada Adama Traore, jebolan La Masia, yang juga dipanggil walau performanya dinilai menurun di klubnya Wolves.

Siapa saja pemain-pemain patenyang tidak dipanggil Luis Enrique ke timnas Spanyol?

Mario Hermoso

Pemain Atletico Madrid, Mario Hermoso, duel udara dengan pemain Getafe, Cucho Hernandez, pada laga Liga Champions di Stadion Alfonso Perez, Sabtu (13/3/2021). Kedua tim bermain imbang 0-0. (AP/Manu Fernandez)
Pemain Atletico Madrid, Mario Hermoso, duel udara dengan pemain Getafe, Cucho Hernandez, pada laga Liga Champions di Stadion Alfonso Perez, Sabtu (13/3/2021). Kedua tim bermain imbang 0-0. (AP/Manu Fernandez)

Atletico Madrid adalah juara La Liga musim 2020-2021. Akan tetapi, hanya dua pemain Atletico yang masuk skuad timnas Spanyol di Euro 2020 yakni Koke dan Marco Llorente. Padahal, ada satu pemain yang harusnya bisa dilirik Luis Enrique.

Pemain tersebut adalah bek tengah Mario Hermoso. Mantan pemain Espanyol ini jadi andalan Diego Simeone. Dia bisa bermain dalam skema empat maupun tiga bek. Hermoso juga bisa bermain sebagai bek kiri jika memang dibutuhkan.

Ander Herrera

Riyad Mahrez dari Manchester City duel dengan Ander Herrera dari PSG pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Manchester City dan Paris Saint Germain di Stadion Etihad, di Manchester, Selasa, 4 Mei 2021. (AP Photo / Dave Thompson)
Riyad Mahrez dari Manchester City duel dengan Ander Herrera dari PSG pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Manchester City dan Paris Saint Germain di Stadion Etihad, di Manchester, Selasa, 4 Mei 2021. (AP Photo / Dave Thompson)

Walau gagal membawa PSG juara Ligue 1, Ander Herrera tetap punya musim yang bagus di PSG. Pemain 31 tahun itu masih punya dua gelar juara bersama PSG. Herrera pun bermain reguler bersama klub asal Paris.

Namun, jika melihat komposisi di lini tengah, sulit untuk memasukkan nama Ander Herrera. Sebab, ada Rodri yang tampil bagus bersama Man City yang perannya hampir sama dengannya. Selain itu, Koke juga punya musim sempurna bersama Atletico Madrid.

Saul Niguez

Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez (kiri) menyundul bola di atas gelandang Real Sociedad, Mikel Oyarzabal dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-36 di Wanda Metropolitano Stadium, Rabu (12/5/2021). Atletico menang 2-1 atas Sociedad. (AP/Bernat Armangue)
Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez (kiri) menyundul bola di atas gelandang Real Sociedad, Mikel Oyarzabal dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-36 di Wanda Metropolitano Stadium, Rabu (12/5/2021). Atletico menang 2-1 atas Sociedad. (AP/Bernat Armangue)

Saul Niguez memang tidak banyak mencetak gol musim ini. Akan tetapi, dia punya peran yang sangat vital untuk Atletico Madrid. Bersama Koke, Saul jadi andalan di lini tengah klub juara La Liga tersebut.

Saul Niguez memainkan 33 laga di La Liga. Pemain 26 tahun itu lebih sering bermain sebagai gelandang sentral. Hal inilah yang membuat Saul Niguez tidak banyak mencetak gol pada musim ini.

Iago Aspas

Striker Celta Vigo, Iago Aspas (kiri) mengontrol bola di depan gelandang Real Madrid, Casemiro dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-28 di Balaidos Stadium, Sabtu (20/3/2021). Celta Vigo kalah 1-3 dari Real Madrid. (AP/Lalo R. Villar)
Striker Celta Vigo, Iago Aspas (kiri) mengontrol bola di depan gelandang Real Madrid, Casemiro dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2020/2021 pekan ke-28 di Balaidos Stadium, Sabtu (20/3/2021). Celta Vigo kalah 1-3 dari Real Madrid. (AP/Lalo R. Villar)

Iago Aspas tampil sangat apik bersama Celta Vigo di La Liga musim 2020/2021. Pemain 33 tahun itu menjadi pemain Spanyol dengan catatan gol paling banyak kedua (14 gol) di La Liga, hanya kalah dari Gerard Moreno.

Iago Aspas bahkan menjadi top assist di La Liga (13), lebih banyak dari Lionel Messi (9). Namun, Iago Aspas tidak masuk dalam pilihan Enrique untuk membela timnas Spanyol di Euro 2020.

Nacho Fernandez

Pemain Real Madrid, Nacho Fernandez, duel udara dengan pemain Athletic Bilbao, Alex Berenguer, pada laga Liga Spanyol di Stadion San Mames, Minggu (16/5/2021). Real Madrid menang dengan skor 1-0. (AFP/Ander Gillenea)
Pemain Real Madrid, Nacho Fernandez, duel udara dengan pemain Athletic Bilbao, Alex Berenguer, pada laga Liga Spanyol di Stadion San Mames, Minggu (16/5/2021). Real Madrid menang dengan skor 1-0. (AFP/Ander Gillenea)

Nacho memang tidak masuk dalam rencana utama Real Madrid. Akan tetapi, musim ini bek 31 tahun itu tampil bagus dengan 22 kali jadi pemain inti di Real Madrid. Nacho juga memainkan delapan laga di Liga Champions.

Jumlah laga yang dimainkan Nacho jauh lebih banyak jika dibanding dengan Aymeric Laporte dan Eric Garcia. Satu kelebihan Nacho yang juga tidak dimiliki kedua pemain itu adalah bisa memainkan semua peran di lini belakang.

Dani Parejo

Gelandang Atalanta, Mario Pasalic berebut bola dengan pemain Valencia, Dani Parejo pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, (19/2/2020). Atalanta menang telak atas Valencia 4-1.  (AP Photo/Luca Bruno)
Gelandang Atalanta, Mario Pasalic berebut bola dengan pemain Valencia, Dani Parejo pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, (19/2/2020). Atalanta menang telak atas Valencia 4-1. (AP Photo/Luca Bruno)

Dani Parejo memiliki musim yang luar biasa bersama Villarrea. Dia menjadi pilihan utama di lini tengah. Gelandang 32 tahun hanya absen pada dua laga di La Liga. Dia mencetak tiga gol dan lima assist.

Dani Parejo juga membawa The Yellow Submarines lolos ke final Liga Europa. Sayangnya, catatan apik ini tidak membuat Dani Parejo dilirik untuk masuk skuad Timnas Spanyol.

Sergio Reguilon

Pemain Tottenham Hotspur, Sergio Reguilon, berebut bola dengan pemain Sheffield United, Oliver Burke, pada laga Liga Inggris di London, Minggu (2/5/2021). Tottenham menang dengan skor 4-0. (Shaun Botterill/Pool via AP)
Pemain Tottenham Hotspur, Sergio Reguilon, berebut bola dengan pemain Sheffield United, Oliver Burke, pada laga Liga Inggris di London, Minggu (2/5/2021). Tottenham menang dengan skor 4-0. (Shaun Botterill/Pool via AP)

Kecuali laga terakhir yang buruk karena mencetak gol bunuh diri, Reguilon sebenarnya tampil cukup bagus pada musim pertamanya bersama Tottenham. Dia mampu beradaptasi dengan sepak bola Inggris dan mendapat tempat di starting XI.

Namun, mantan pemain Real Madrid ini secara mengejutkan tidak masuk dalam pilihan Luis Enrique. Pemain 24 tahun kalah bersaing dengan Jose Gaya dan pemain kawakan Jordi Alba untuk posisi bek kiri.

Jesus Navas

Gelandang Chelsea Mason Mount dan pemain Sevilla, Jesus Navas berebut bola pada laga perdana Grup E Liga Champions 2020 di Stadion Stamford Bridge, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB. Chelsea harus berbagi angka dengan tim tamu Sevilla setelah bermain imbang tanpa gol. (Toby Melville/Pool via AP)
Gelandang Chelsea Mason Mount dan pemain Sevilla, Jesus Navas berebut bola pada laga perdana Grup E Liga Champions 2020 di Stadion Stamford Bridge, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB. Chelsea harus berbagi angka dengan tim tamu Sevilla setelah bermain imbang tanpa gol. (Toby Melville/Pool via AP)

Luis Enrique hanya membawa satu bek kanan ke Euro 2020. Satu slot tersebut menjadi milik Cesar Azpilicueta. Padahal, masih ada opsi lain yang bisa dipilih. Salah satunya adalah Jesus Navas.

Jesus Navas memimpin Sevilla bersaing di papan atas klasemen La Liga, bahkan sempat bersaing untuk gelar juara. Jesus Navas hanya absen empat laga musim ini. Jesus Navas dengan pengalaman yang dimiliki harusnya bisa jadi opsi bagi Enrique.

Luis Alberto

Pemain Lazio, Luis Alberto, berebut bola dengan pemain Bologna, Adama Soumaoro, pada laga Liga Italia di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (28/2/2021). Lazio takluk dengan skor 2-0. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)
Pemain Lazio, Luis Alberto, berebut bola dengan pemain Bologna, Adama Soumaoro, pada laga Liga Italia di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (28/2/2021). Lazio takluk dengan skor 2-0. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Luis Alberto tampil bagus untuk Lazio pada musim 2020-2021 ini. Bersama Joaquin Correa dan Ciro Immobile, dia menjadi andalan di lini depan. Luis Alberto mencetak sembilan gol dan dua assist di Serie A.

Namun, performa apik Luis Alberto tidak membuat Enrique terpikat dengannya. Pemain 28 tahun itu kalah bersaing dengan Pedri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo yang punya karakter hampir sama dengannya.

Santi Mina

Pemain Celta Vigo, Santi Mina, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Minggu (16/5/2021). Barca takluk dengan skor 1-2. (AFP/Pau Barrena)
Pemain Celta Vigo, Santi Mina, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona pada laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Minggu (16/5/2021). Barca takluk dengan skor 1-2. (AFP/Pau Barrena)

Sebanyak 12 gol dan tiga assist yang dicatatkan Santi Mina di La Liga tidak membuatnya masuk dalam pilihan Luis Enrique. Pemain Celta Vigo ini kalah bersaing dengan Ferran Torres, Gerard Moreno, dan Mikel Oyarzabal di lini depan.

Namun, jika melihat performa apik Santi Mina, harusnya dia layak masuk dalam daftar skuad timnas Spanyol. Apalagi, Luis Enrique hanya membawa 24 dari 26 pemain yang bisa didaftarkan ke Euro 2020.

Sergio Ramos

Bek Spanyol, Sergio Ramos, duel udara dengan pemain Swiss, Manuel Akanji, pada laga UEFA Nations League di Stadion St. Jakob-Park, Minggu (15/11/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Georgios Kefalas/Keystone via AP)
Bek Spanyol, Sergio Ramos, duel udara dengan pemain Swiss, Manuel Akanji, pada laga UEFA Nations League di Stadion St. Jakob-Park, Minggu (15/11/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Georgios Kefalas/Keystone via AP)

Keputusan paling kontroversial Luis Enrique tentu saja tidak memasukkan nama Sergio Ramos dalam skuad Spanyol untuk Euro 2020. Sebab, walau tidak cukup bugar, Ramos dinilai masih bisa bermain pada level tinggi dan berpengaruh di ruang ganti.

Penampilan Ramos musim ini sangat menurun jika dibanding musim lalu. Mantan bek Sevilla itu hanya memainkan 15 laga di La Liga. Ramos mengalami banyak cedera yang membuatnya harus menepi.

Sergio Canales

Pemain Spanyol, Sergio Canales, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Belanda pada laga uji coba di Johan Cruyff Arena, Rabu (11/11/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Dean Mouhtaropoulos via AP Photo, Pool)
Pemain Spanyol, Sergio Canales, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Belanda pada laga uji coba di Johan Cruyff Arena, Rabu (11/11/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Dean Mouhtaropoulos via AP Photo, Pool)

Sergio Canales memainkan musim yang luar biasa bersama Real Betis pada musim 2020/2021. Pemain 30 tahun itu mencetak delapan gol dan enam assist. Dia membawa Betis berada di posisi ke-6 klasemen akhir La Liga.

Sergio Canales sejatinya bisa jadi opsi menjanjikan di lini tengah. Sebab, pemain yang pernah membela Real Madrid ini bisa memainkan banyak peran. Dia bisa menjadi winger, gelandang serang, hingga gelandang tengah.

Sumber asli: A Bola

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, Published 25/5/2021)

Video