Teh hingga Buah Kering, 5 Makanan dan Minuman Ini Ternyata Beri Dampak Buruk Bagi Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang tak mengetahui fakta bahwa beberapa makanan yang dianggap sehat ternyata hanya mitos. Makanan tersebut ternyata memiliki dampak negatif bagi tubuh.

Beberapa contoh yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya percaya bahwa diet bebas gluten baik untuk tubuh. Padahal, hal itu justru lebih berbahaya untuk kesehatan.

Agar terhindar dari mitos-mitos kesehatan, sebaiknya ikuti informasi dan arahan dari dokter. Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di internet tanpa sumber yang jelas. Dilansir dari Bright Side pada Kamis (28/01/2021), Liputan6.com merangkum empat mitos kesehatan yang wajib diketahui.

1. Jus Hijau

jus hijau
jus hijau

Mengonsumsi jus hijau telah menjadi tren kesehatan sejak lama. Jus hijau dipercaya bermanfaat untuk mendetoks tubuh untuk menghilangkan racun di dalam tubuh. Selain itu, jus hijau juga dipercaya dapat menurunkan berat badan karena mengandung banyak serat.

Padahal, jus hijau tidak memberi manfaat lebih untuk kesehatan dibanding jus campuran buah dan sayuran. Faktanya, jus hijau hanya mengandung sedikit serat. Kandungan serat ini bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Sehingga dapat menurunkan berat badan.

2. Buah Kering

Buah kering (Foto: K8/Unsplash).
Buah kering (Foto: K8/Unsplash).

Buah kering dianggap memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan buah segar. Faktanya, proses pengeringannya membuat kadar gizi buah menurun. Selain itu, buah kering juga mengandung sulfur dioksida sebagai pengawet buatan. Buah kering juga sangat berbahaya untuk kesehatan gigi.

Beberapa perusahaan produsen buah kering ternyata memakai pewarna makanan buatan untuk mempercantik buah kering. Selain itu, buah kering juga sering mendapat tambahan gula buatan.

3. Teh

ilustrasi teh hitam/Image by Joseph Mucira from Pixabay
ilustrasi teh hitam/Image by Joseph Mucira from Pixabay

Banyak yang sudah mengetahui bahwa kopi dapat mengubah warna gigi. Ternyata, teh yang dianggap orang aman dikonsumsi juga mempengaruhi perubahan warna gigi. Faktanya, teh mengandung lebih banyak tanin dibandingkan kopi.

Hal tersebut tentunya dapat menyebabkan perubahan warna yang bertahan lama. Agar terhindar dari perubahan warna gigi yang parah, minum segelas air putih setelah minum teh sangat disarankan. Fungsinya untuk mengurangi noda yang menempel pada gigi.

4. Makanan Bebas Gluten

Super nemesis gluten free/dok. Ann.s
Super nemesis gluten free/dok. Ann.s

Gluten merupakan protein yang biasanya ada di biji-bijian, seperti beras dan jagung. Banyak orang yang menerapkan diet bebas gluten. Mereka biasanya memiliki masalah kesehatan yang berhubungan dengan gluten, seperti penyakit celiac.

Diet bebas gluten ternyata dapat memberi dampak negatif bagi kesehatan. Banyak makanan panggang yang bebas gluten dengan kalori dan gula tinggi. Bagi yang ingin menerapkan diet bebas gluten, sebaiknya jangan diterapkan secara asal.

5. Minyak Kelapa

Ilustrasi minyak kelapa. (dok. Unsplash.com/Tijana Drndarski @izgubljenausvemiru)
Ilustrasi minyak kelapa. (dok. Unsplash.com/Tijana Drndarski @izgubljenausvemiru)

Banyak orang yang menggunakan minyak kelapa untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit. Minyak kelapa sering dipakai untuk program diet. Sebab dipercaya dapat membuat tubuh kenyang lebih lama, serta membantu menstimulasi metabolisme.

Kandungan lemak pada minyak kelapa juga mudah dihancurkan tubuh. Sehingga dianggap cocok dikonsumsi bagi yang sedang program diet. Namun faktanya, minyak kelapa dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kadar kolesterol.

Penulis:

Syifa Aulia

UPN Veteran Jakarta

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: