Tekad Cagub Rusdy Mastura untuk Libatkan Masyarakat dalam Pengambilan Kebijakan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 2 Rusdy Mastura bertekad, bila diamanahkan menjadi gubernur, dirinya akan selalu melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam setiap kali membuat kebijakan.

Sehingga semua program kerja yang dijalankan tidak bertentangan dengan keinginan masyarakat. Dengan begitu manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Sulteng.

"Setiap kebijakan dan program harus yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya tidak pernah takut didemo, bahkan itu sebenarnya bagus jadi saya jadi tahu mana kebijakan yang diinginkan masyarakat," ujar Rusdy di Donggala, Sulteng, Kamis (19/11/2020).

Terlebih, dia melanjutkan, saat ini Provinsi Sulawesi Tengah sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Lantaran tanah Tadulako ini tengah mengalami beragam persoalan yang tidak terselesaikan hingga sekarang.

Belum selesai dengan permasalahan pasca bencana mengingat masih banyaknya masyarakat yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara) bahkan di tenda-tenda. Hal tersebut mengindikasikan besarnya masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

"Kemiskinan menjadi tantangan besar selain membenahi persoalan pasca bencana. Persoalan - persoalan itu jadi prioritas untuk diselesaikan pada tahun - tahun pertama saya jika terpilih jadi Gubernur Sulteng," terang Rusdy Mastura.

Oleh karenanya dia berharap agar masyarakat dapat memberikan amanah kepada dirinya dan pasangannya Ma'mun Amir. Amanah yang dituangkan dalam waktu pencoblosan pada 9 Desember nanti.

ASN Dimbau Netral

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulteng agar tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis jelang pemungutan dan penghitungan suara pemilihan kepala daerah tahun 2020.

"Saya mohon untuk tidak merusak citra ASN dengan terlibat dalam kegiatan politik praktis," imbuh Longki Djanggola, di Palu, Kamis, (19/11/2020).

Longki mengemukakan pemilihan kepala daerah serentak di masa pandemi COVID-19, perlu mendapat perhatian serius, agar pesta demokrasi sukses tanpa kendala.

Gubernur menyebut ASN di lingkungan Pemprov Sulteng harus fokus pada tugas dan fungsi masing-masing yang telah diamanatkan dan menjadi tanggung jawab.

Hal itu agar ASN tidak merusak citra ASN itu sendiri. Gubernur mengemukakan apabila oknum ASN merusak citra ASN, itu artinya ASN itu sendirilah.

"Sehingga apabila ditindak, mohon maaf saya hanya melaksanakan perintah,” ungkap Gubernur Sulteng mengingatkan ASN dalam pelantikan tersebut.

Saksikan video pilihan di bawah ini: