Tekad dan Misi Mulia Irfan Bachdim Bersama PSS

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Makassar - Totalitas Irfan Bachdim sebagai pemain profesional tak perlu diragukan lagi. Pengalaman bermain di Belanda, Thailand, dan Jepang, telah membuatnya lebih mudah beradaptasi ketika bermain untuk beberapa klub di Indonesia, termasuk ketika memutuskan meninggalkan Bali United dan bergabung bersama PSS Sleman jelang musim 2020.

Menurut Irfan Bachdim, kriteria utama sebelum memutuskan menerima tawaran klub adalah visi dan misi dari klub itu sendiri.

"Bukan sekadar target juara. Satu yang utama adalah klub itu memiliki visi dan misi serta selalu ingin berkembang dari waktu ke waktu," ujar Irfan Bachdim dalam channel youtube PSS TV.

Alasan itulah yang membuat Irfan Bachdim menerima tawaran manajemen Bali United jelang Liga 1 2017. Menurut Irfan Bachdim, klub Bali itu tidak hanya serius membentuk tim, tapi juga membangun dan menyediakan sarana pendukung. Puncaknya, setelah dua musim bergabung, Irfan bersama Bali United akhirnya menjuarai Liga 1 2019.

Begitu pun ketika ia menyetujui tawaran kontrak yang disodorkan manajemen PSS Sleman jelang Liga 1 2020.

"Saya melihat keseriusan manajemen PSS hampir sama dengan Bali United. Saya pun ingin menjadi bagian dari perkembangan klub menuju level yang lebih baik," ujar Irfan Bachdim.

Semua Pemain Berstatus Sama

Irfan Bachdim mulai berlatih kembali dengan timmya PSS Sleman. (Dok PSS Sleman)
Irfan Bachdim mulai berlatih kembali dengan timmya PSS Sleman. (Dok PSS Sleman)

Meski sudah pantas menyandang status sebagai pemain senior, Irfan Bachdim mengungkapkan selalu memosisikan diri sama dengan pemain lainnya, khususnya dengan pemain muda.

"Saya ingin pemain muda di PSS bisa berkembang cepat. Caranya, mereka harus memiliki kepercayaan diri yang besar, baik saat berlatih maupun bertanding," ungkap Irfan.

Pemain keturunan Belanda itu merujuk contoh yang dilakukan terhadap Saddam Emiruddin, striker Timnas Indonesia U-19. Dalam latihan, Irfan Bachdim kerap memberikan masukan dan motivasi kepada Saddam.

"Saya bilang kepada Saddam jangan minder dengan pemain senior. Harus berani berkomunikasi dan meminta bola karena ketika berada di lapangan, status semua pemain sama," ujarnya.

Senang Kim Jeffrey Kurniawan Gabung PSS

Kim Jeffrey Kurniawan dan Irfan Bachdim berlatih bersama PSS Sleman. (Dok PSS)
Kim Jeffrey Kurniawan dan Irfan Bachdim berlatih bersama PSS Sleman. (Dok PSS)

Dalam kesempatan itu, Irfan Bachdim juga mengungkapkan rasa senang karena PSS bisa mendatangkan Kim Jeffrey Kurniawan dari Persib Bandung. Menurut Irfan, Kim adalah pemain yang memiliki motivasi dan totalitas saat di lapangan hijau.

"Saya senang bisa kembali bermain satu tim dengan Kim," ungkap Irfan yang memang pernah bersama Kim di Persema Malang.

Bicara di luar lapangan, Irfan dan Kim memang dekat karena hubungan keluarga. Jennifer, istri dari Irfan Bachdim adalah kakak kandung dari Kim.

"Saya dan Kim sangat dekat. Begitu pun anak-anak kami. Mereka bisa berkumpul dan bermain bersama," ujarnya.

Target Bersama PSS di Piala Menpora 2021

Irfan Bachdim saat perkenalan sebagai pemain baru PSS Sleman. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Irfan Bachdim saat perkenalan sebagai pemain baru PSS Sleman. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Sebagai pemain, Irfan Bachdim mengaku senang sepak bola Indonesia kembali bergeliat dengan adanya perhelatan Piala Menpora 2021. Meski tetap menjanjikan penampilan optimal pada turnamen pramusim itu, Irfan tak menjadikan Piala Menpora 2021 sebagai target utama.

"Saya tentu berusaha tampil maksimal dalam setiap laga. Tapi, sejujurnya, saya lebih mengharapkan turnamen ini berjalan lancar agar liga kembali berjalan," tegas Irfan.

Dalam Piala Menpora 2021, PSS tergabung di Grup C bersama empat tim asal Jawa Timur, yakni Madura United, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya dan Persik Kediri. Seluruh laga Grup C akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Video