Tekan COVID-19, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Ngantor di Polsek

Syahrul Ansyari
·Bacaan 2 menit

VIVA - Kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai dilaksanakan pada hari ini, Senin, 11 Januari 2021. DKI Jakarta dan sekitarnya yang masuk zona merah pekat kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama jajarannya bergerak serentak turun langsung memantau data dan perkembangan COVID-19 dengan berkeliling untuk berkantor ke polsek-polsek di wilayah hukumnya.

Jenderal bintang dua itu ingin melihat langsung proses penanganan anggotanya kepada warga di wilayahnya masing-masing dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan dan juga dalam memberlakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

Baca juga: Update COVID-19 Nasional 11 Januari 2021: 688.739 Pasien Sembuh

Pada hari ini, Fadil mendatangi Polsek Ciledug, Kota Tangerang, dan Kampung Tangguh Jaya yang ada di sekitar lokasi. Termasuk juga mengunjungi Polsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan Kampung Tangguh Jayanya bersama dengan Pangdam Jaya Mayjen TNI, Dudung Abdurrachman.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo mengunjungi Polsek Cimanggis, Depok dan Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat. Tim Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Metro yang berkunjung ke Polsek Bekasi Selatan dan Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Penyebaran COVID-19 yang semakin masif dan terus mengalami kenaikan, membuat Fadil bersama jajarannya terus berupaya keras menekan dan menurunkan angka penyebaran virus tersebut demi warga sehat, sejahtera, dan aman.

“Kita ingin tahu data dari setiap polsek dan juga dalam hal melaksanakan protokol kesehatan serta memberlakukan 3T kepada masyarakat. Ini harus benar-benar dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat terlindungi dan terjaga kesehatannya, sehingga penyebaran COVID-19 ini benar-benar bisa ditekan dan diputus,” kata Fadil di Polsek Ciledug.

Fadil dan rombongan kemudian mengecek langsung ke lokasi Kampung Tangguh Jaya Ciledug, yang terletak di Jalan Lembang Baru IV, Ciledug, Kota Tangerang. Di lokasi tersebut, dia melihat langsung dapur umum warga yang diperuntukkan bagi warga yang terpapar COVID-19 terutama yang melakukan isolasi mandiri.

“Di lokasi ini ada 29 terkonfirmasi positif COVID-19 dan yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 11 orang. Kita lihat langsung bagaimana masyarakat membantu warga yang terpapar COVID-19. Budidaya ikan lele dan sayuran serta lainnya dilakukan di sini," kata dia.

Fadil mengatakan, jika program ini terus digelorakan, dia meyakini COVID-19 bisa terputus. Dia ingin camat, RW sampai RT terlibat bersama-sama warga dan komunitas di Kampung Tangguh Jaya ini.

"TNI-Polri bersama pemerintah daerah bergotong royong ikut membantu program ini terlaksana dengan baik,” kata Fadil.

Dia menambahkan, Kampung Tangguh Jaya fondasinya kegotongroyongan, tiangnya adalah kebersamaan, atapnya adalah kerukunan. Menurutnya, bangsa Indonesia sangat dikenal dengan sifat-sifat tersebut.

Karena itu, dia berharap Kampung Tangguh dapat menghadirkan kembali sifat asli bangsa Indonesia yang gotong royong, guyub, rukun, dan memiliki nilai kebersamaan.

"Jadi saya minta datangi warga yang terpapar. Beri bantuan sembako dan diperhatikan perkembangannya. Kalau baru kena kan, insya Allah bisa dengan mudah diatasi. Jangan dibiarkan nanti semakin berbahaya," tutur Fadil.