Tekan Penggunaan Kendaraan Pribadi, Pemkot Depok Luncurkan BRT dan JRC

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan kendaraan pribadi di Kota Depok untuk menopang aktivitas masyarakat cukup tinggi. Untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi, Pemerintah Kota Depok meluncurkan Bus Rapid Transit (BRT) dan Jabodetabek Residence Connection (JRC).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, peluncuran BRT dan JRC untuk memberikan fasilitas transportasi publik kepada masyarakat di Kota Depok. Peluncuran dilakukan Pemerintah Kota Depok bekerja sama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Ini sebagai propaganda untuk mengurangi masyarakat menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum,” ujar Dadang, Rabu (24/23/2021).

Dadang menjelaskan, BPTJ menargetkan pada 2029 pengguna kendaraan pribadi di Jabodetabek akan beralih ke transportasi umum sebesar 60 persen. Saat ini baru 32 persen pengguna kendaraan pribadi yang sudah beralih ke transportasi umum.

“Saat ini posisinya baru 32 persen, untuk itu kami menambah transportasi umum yang langsung melayani masyarakat di dekat permukiman,” terang Dadang.

Dadang mengungkapkan, BPTJ bersama Dishub Kota Depok memberikan pelayanan langsung BRT dan JRC di permukiman masyarakat.

Sebelumnya layanan tersebut sudah tersedia di Perumahan GDC. Kini BRT dan JRC akan menghubungkan jalur pelayanan di wilayah Kecamatan Sawangan.

“Nanti ada dua titik. Saat ini yang sudah berjalan yakni di GDC menuju Cempaka Putih yang memakan waktu hanya 1,5 jam, jadi lebih efisien,” ucap Dadang.

Fasilitas BRT dan JRC

Pemkot Depok bersama PPD dan BPTJ meluncurkan BRT dan JRC di Terminal Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)
Pemkot Depok bersama PPD dan BPTJ meluncurkan BRT dan JRC di Terminal Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Sementara itu, Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa mengatakan, kehadiran JRC akan mendekatkan masyarakat dengan pelayanan transportasi yang terintegrasi.

Untuk Kota Depok, terdapat dua titik pelayanan yang diberikan, yakni Terminal Sub Sawangan menuju Juanda dan Garden At Candi Sawangan menuju MRT Lebak Bulus.

“Nantinya akan ada tiga trip pelayanan pengangkutan masyarakat,” kata Putu.

Putu menjelaskan, jam pemberangkatan dari titik Sawangan dimulai pukul 05.30 WIB, 06.00 WIB, dan 06.30 WIB. Untuk jadwal kepulangan dari MRT Lebak Bulus maupun Juanda, dimulai pukul 16.30 WIB, 17.30 WIB, dan 20.30 WIB.

“Harga yang diberikan cukup ekonomis untuk Terminal Sub Sawangan sebesar Rp 25.000 dan Garden At Candi Sawangan sebesar Rp 20.000,” ucap Putu.

Untuk memberikan rasa kenyamanan kepada pengguna, BRT dan JRC telah dilengkapi sejumlah fasilitas seperti wifi, AC, hingga colokan listrik. Selain itu, pengguna jasa JRC juga dapat menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan begitu masyarakat akan merasakan kenyamanan menggunakan jasa JRC sehingga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” pungkas Putu.