Teknologi Komputasi Awan Terus Digaungkan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Teknologi cloud, yang dikenal dengan istilah komputasi awan, diprediksi bakal berkembang pesat sehingga mampu mendorong tranformasi digital di Indonesia dengan lebih baik.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menilai cloud berperan penting dalam akselerasi transformasi digital Indonesia dan perkembangannya sangat membantu dalam memajukan perekonomian digital nasional.

Ia berharap dengan adanya inisiatif yang dilakukan untuk mendorong industri-industri tradisional bermigrasi ke inovasi teknologi digital seperti cloud, maka tentunya visi membawa Indonesia 4.0 bisa diraih dengan lebih cepat.

"Kehadiran teknologi cloud, selain bisa mendorong transformasi digital, juga bisa meningkatkan kapasitas SDM di Indonesia menjadi talenta digital yang lebih kompeten," kata dia, belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Eksekutif ViBiCloud, Alfonsus Bram, solusi berbasis cloud memungkinkan perusahaan memberikan akses bagi karyawan untuk bekerja dari jarak jauh pada era digital sekarang.

Ia juga menekankan bahwa solusi cloud merupakan cara terbaik untuk menekan biaya operasional perusahaan. Sebagai informasi, teknologi komputasi awan kini menjadi alternatif yang berkembang di Asia Tenggara di tengah kondisi pandemi COVID-19.

Berdasarkan laporan The Future of Cloud in Asia Pacific dari Cisco dan BCG, pengeluaran infrastruktur informasi dan teknologi (IT) serta public cloud Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pengeluaran perusahaan di Indonesia untuk teknologi informatika sebesar 13 persen selama 2020-2024. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Malaysia yang hanya menyumbang 10 persen dan Singapura 8 persen.

Untuk itulah, ViBiCloud mengumumkan pencapaiannya dengan mendapatkan dua spesialisasi tingkat lanjut (advanced specialization), yaitu Windows Server and SQL Server Migration to Microsoft Azure dan Linux and Open Source Database Migration to Microsoft Azure.

Windows Server and SQL Server Migration to Azure adalah sebuah validasi tingkat lanjut untuk pengetahuan mendalam, pengalaman luas, dan keahlian mitra akan solusi dalam memigrasikan beban kerja berbasis Windows Server dan SQL Server ke Azure.

Sedangkan Linux dan Open Source Databases Migration to Microsoft Azure adalah sebuah validasi yang sama untuk pengalaman dan keahlian mitra yang telah terbukti dalam memigrasikan database berbasis Linux dan Open Source (seperti MySQL dan PostgreSQ) ke Azure.

“Kami melengkapi diri dengan menyediakan spesialisasi khusus yang telah terbukti dan diaudit oleh Microsoft kepada pelanggan mereka di seluruh dunia. Hal ini untuk memastikan telah mengikuti standard kelas dunia sebagai komitmen untuk terus mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia," jelas Bram, Minggu, 29 Agustus 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel