Teknologi Suzuki Smart Hybrid gunakan dua komponen baru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan bahwa teknologi Smart Hybrid yang akan mereka kenalkan pada mobil terbaru pada tahun ini akan menggunakan dua komponen anyar, yakni Integrated Stater Generator (ISG) dan Lithium-ion battery.

Melalui teknologi itu, Suzuki Indonesia menilai Smart Hybrid dapat menjadi solusi yang membantu masyarakat menghemat konsumsi bahan bakar sehingga akan lebih banyak orang yang berpartisipasi dalam menurunkan emisi gas buang.

“Dengan teknologi Suzuki Smart Hybrid, kami berharap konsumen merasakan manfaat dan pengalaman baru dalam berkendara. Tidak lama lagi, hal tersebut bisa didapatkan konsumen lewat mobil elektrifikasi Suzuki yang akan dipasarkan di Indonesia," kata Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS dalam siaran pers, Selasa.

Baca juga: Suzuki belum hadirkan pengganti Karimun demi Smart Hybrid

Donny bilang, teknologi Suzuki Smart Hybrid bermanfaat dalam menghemat konsumsi bahan bakar, terutama di kota-kota besar yang identik dengan kemacetan.

Ia menjelaskan, melalui dua komponen terbaru ISG dan baterai yang diposisikan sebagai pendamping mesin pembakaran internal, konsumen bisa langsung merasakan peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar yang cukup signifikan.

Daya listrik pada Lithium-ion battery Suzuki Smart Hybrid dapat terisi secara otomatis melalui regenerative deceleration, dan saat perlambatan kecepatan daya bisa disimpan ke dalam li-ion battery. Hal itu diklaim dapat memudahkan konsumen dalam mengisi ulang daya karena tidak perlu pergi ke stasiun pengisian kendaraan listrik.

Melalui teknologi itu, konsumen juga bisa mendapatkan fitur Auto Start-Stop yang bekerja di kondisi kemacetan, yakni mematikan mesin saat mobil berhenti sehingga menghemat bahan bakar.

Baca juga: Pertama kali sejak 1999, Suzuki Wagon R puncaki penjualan di India

Pada saat berakselerasi, fitur acceleration assist berperan menambah daya li-ion battery ke motor, sehingga membantu kerja mesin bakar yang akhirnya mampu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Teknologi hybrid yang kemungkinan akan dipasangkan pada Ertiga model terbaru itu juga akan dipasarkan dengan harga yang kompetitif, serta memiliki biaya kepemilikan dan perawatan yang terjangkau.

“Sebagai produsen yang berkomitmen menciptakan kendaraan yang efisien, ramah lingkungan, dan memiliki durabilitas yang tinggi, Suzuki akan terus berupaya mengembangkan teknologi baru dalam menyediakan kendaraan yang ramah lingkungan tapi tetap terjangkau. Tentunya kami juga akan terus memberikan pelayanan dan kualitas yang terbaik untuk konsumen setia Suzuki,” tutup Donny.

Baca juga: Belasan tahun tanpa perubahan, Suzuki Carry akan disegarkan

Baca juga: Suzuki klaim lewati target pemesanan mobil di IIMS

Baca juga: Permintaan mobil baru ditaksir naik 16 persen jelang mudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel