Tekstil Jadi Andalan Ekspor Kabupaten Bandung

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TRIBUNNEWS.COM, SOREANG - Ekspor sejumlah barang dari Kabupaten Bandung ke beberapa negara terus mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun ini, total ekspor mencapai Rp 8 triliun, atau meningkat sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 5 triliun.

Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bandung, Harry Gumilar mengatakan, dominasi ekspor merupakan tekstil produk tekstil (TPT).

"Ekspor TPT di antaranya ke Amerika Serikat, negara-negara di Eropa, dan juga mulai meningkat ekspor ke Timur Tengah. Seperti produk T-shirt, rajutan, dan jaket," kata Harry ketika ditemui di Soreang, Rabu (26/12).

Harry menambahkan, persentase produk tekstil sebesar 75 persen, diikuti produk kokoa dan cokelat sebanyak 10 persen, sepatu 10 persen, dan lain-lain seperti sayur atau makanan ringan sebanyak lima persen. Tahun depan dia optimistis ekspor bakal meningkat.

"Paling tidak untuk tahun depan ada kenaikan sebesar 25 persen. Apalagi ada pasar baru yang terbuka, seperti India dan Australia. Secara nasional mungkin menurun. Tapi untuk Kabupaten Bandung tidak," katanya.
Jumlah perusahaan yang melakukan ekspor di Kabupaten Bandung tercatat sebanyak 141 perusahaan, dengan tujuan ke 86 negara di dunia.
Tahun ini tercatat barang yang diekspor seberat 198 ribu kilogram, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 59 ribu kilogram.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Bandung, Bambang Budi Raharjo menambahkan, jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung juga mengalami pertumbuhan sekitar 600 usaha. Dari 7.218 pada 2011 menjadi 7.818 pada tahun ini.

"Pertumbuhan itu diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Dari 57.120 orang menjadi 60.546 orang atau meningkat sekitar 3.000 kesempatan kerja. Omzet juga naik dari Rp 3,07 miliar menjadi Rp 3,082 miliar selama setahun," ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...