Tekstil Jadi Andalan Ekspor Kabupaten Bandung

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    Merdeka.com
    Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    MERDEKA.COM. Rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara menjalankan merger PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dituding memunculkan risiko terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. …

TRIBUNNEWS.COM, SOREANG - Ekspor sejumlah barang dari Kabupaten Bandung ke beberapa negara terus mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun ini, total ekspor mencapai Rp 8 triliun, atau meningkat sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 5 triliun.

Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bandung, Harry Gumilar mengatakan, dominasi ekspor merupakan tekstil produk tekstil (TPT).

"Ekspor TPT di antaranya ke Amerika Serikat, negara-negara di Eropa, dan juga mulai meningkat ekspor ke Timur Tengah. Seperti produk T-shirt, rajutan, dan jaket," kata Harry ketika ditemui di Soreang, Rabu (26/12).

Harry menambahkan, persentase produk tekstil sebesar 75 persen, diikuti produk kokoa dan cokelat sebanyak 10 persen, sepatu 10 persen, dan lain-lain seperti sayur atau makanan ringan sebanyak lima persen. Tahun depan dia optimistis ekspor bakal meningkat.

"Paling tidak untuk tahun depan ada kenaikan sebesar 25 persen. Apalagi ada pasar baru yang terbuka, seperti India dan Australia. Secara nasional mungkin menurun. Tapi untuk Kabupaten Bandung tidak," katanya.
Jumlah perusahaan yang melakukan ekspor di Kabupaten Bandung tercatat sebanyak 141 perusahaan, dengan tujuan ke 86 negara di dunia.
Tahun ini tercatat barang yang diekspor seberat 198 ribu kilogram, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 59 ribu kilogram.
Kepala Diskoperindag Kabupaten Bandung, Bambang Budi Raharjo menambahkan, jumlah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung juga mengalami pertumbuhan sekitar 600 usaha. Dari 7.218 pada 2011 menjadi 7.818 pada tahun ini.

"Pertumbuhan itu diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Dari 57.120 orang menjadi 60.546 orang atau meningkat sekitar 3.000 kesempatan kerja. Omzet juga naik dari Rp 3,07 miliar menjadi Rp 3,082 miliar selama setahun," ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...