Telat 180 Tahun, Gibraltar Akhirnya Resmi Jadi Kota

Merdeka.com - Merdeka.com - Gibraltar akhirnya secara resmi bisa menyebut wilayahnya adalah sebuah kota, 180 tahun setelah pertama kali diberikan status itu oleh Ratu Victoria.

Wilayah Inggris di luar negeri ini telah mengajukan permohonan untuk menjadi kota pada awal tahun ini sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Ratu Inggris. Demikian dikutip dari laman resmi BBC, Senin (29/8).

Tetapi ketika para peneliti memeriksa Arsip Nasional, mereka menemukan daerah itu telah diakui sebagai kota pada 1842.

The Rock, sebutan untuk Gibraltar, kini statusnya sudah diresmikan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menggambarkan Gibraltar sebagai "penghargaan besar" yang merayakan "sejarah dan dinamisme yang kaya".

Gibraltar telah menjadi wilayah luar negeri Inggris sejak 1713, ketika diserahkan ke Inggris di bawah perjanjian damai yang ditandatangani setelah Perang Suksesi Spanyol.

Sebuah kompetisi Hari Jadi Ratu Inggris menilik 39 tempat yang berlaku untuk menjadi kota dan delapan di antaranya, termasuk Doncaster, Bangor, dan Dunfermline, akhirnya diberikan status.

Status kota sering dikaitkan dengan memiliki katedral, universitas, atau populasi besar, tetapi tidak ada aturan yang ditetapkan untuk status wilayah itu. Status diberikan oleh raja atas saran menteri.

Gibraltar adalah satu dari hanya lima kota di luar Inggris yang diakui. Hamilton di Bermuda, Jamestown di Saint Helena, dan Douglas di Isle of Man sudah ada dalam daftar, sementara Stanley di Kepulauan Falklands termasuk di antara mereka yang diberi nama untuk Hari Jadi Ratu Inggris tahun ini.

Reporter Magang: Gracia Irene [pan]