Telat Menggelar Latihan Persiapan Jelang Liga 1, PSM Hanya Agendakan 2 Laga Uji Coba

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Makassar - PSM Makassar termasuk tim yang belakangan baru menggelar latihan untuk bersaing di Liga 1 2021/2022 yang dijadwalkan mulai bergulir pada 10 Juli mendatang. Skuad Juku Eja baru menggelar latihan perdana pada 3 Juni dan durasi persiapan yang mepet membuat caretaker pelatih PSM, Syamsuddin Batola, memadukan latihan fisik, stamina, dan teknik dalam satu program.

Ketika ditemui awak media Makassar setelah latihan reguler PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sports Centre, Jumat (11/6/2021), Syamsuddin Batola menjelaskan kondisi pemainnya yang menunjukkan perkembangan baik.

"Saya lebih fokus kepada pengembalian dan peningkatan fisik pemain. Soal adaptasi dan kerja sama tim tidak ada kendala berarti karena materi tim mayoritas pemain yang membela PSM di Piala Menpora 2021," ujar Syamsuddin.

Meski puas dengan progres pemainnya di latihan, Syamsuddin mengungkapkan timnya butuh uji coba untuk mengukur kesiapan pemain dan timnya.

Masalahnya, PSM kesulitan mendapatkan lawan uji coba di Makassar. Itulah mengapa Syamsuddin berharap pihaknya segera mendapatkan kepastian jadwal.

"Rencananya saya hanya mengagendakan satu kali laga uji coba di Makassar melawan tim lokal. Setelah itu, PSM akan beruji coba satu lagi di Jawa," ujar pelatih PSM Makassar itu.

Seperti diketahui semua pertandingan Liga 1 2021/2022 akan diputar di Jawa dengan sistem series.

Membutuhkan Striker

CEO PSM, Munafri Arifuddin, mengungkapkan ada tiga aspek yang jadi fokus utama manajemen untuk membuat PSM lebih siap merealisasikan target di TSC 2016. (Bola.com/Abdi Satria)
CEO PSM, Munafri Arifuddin, mengungkapkan ada tiga aspek yang jadi fokus utama manajemen untuk membuat PSM lebih siap merealisasikan target di TSC 2016. (Bola.com/Abdi Satria)

Seperti sebelumnya, Syamsuddin menegaskan PSM Makassar sangat membutuhkan striker sebagai senjata utama di lini depan. Setelah kepergian Patrich Wanggai ke RANS Cilegon FC, Juku Eja tidak lagi memiliki striker murni.

Sampai saat ini, Syamsuddin memainkan Saldi Amiruddin sebagai striker dalam gim internal. "Penampilan Saldi sebenarnya lumayan, tapi dia kan aslinya penyerang sayap," ujar Syamsuddin.

Menilik kondisi yang ada PSM kesulitan mendapatkan striker lokal papan atas karena rata-rata sudah memiliki klub. Jalan satu-satunya adalah mendatangkan striker asing. Terkait hal ini, CEO PSM, Munafri Arifuddin, sempat mengungkapkan manajemen klub melakukan pembicaraan dengan beberapa pemain asing incaran.

"Semoga pekan depan sudah ada kepastian soal pemain asing," ujar Munafri.

Video