Update Telegram Hadirkan Ragam Fitur Anyar untuk Pengguna, Apa Saja?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Telegram baru saja mengulirkan pembaruan untuk aplikasi chatting tersebut dengan berbagai macam fitur, apa saja yang diperkenalkan kali ini?

Salah satu fitur andalan yang diumumkan pada update Telegram kali ini adalah Group Video Calls 2.0.

Dikutip dari blog perusahaan, Minggu (1/8/2021), fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video (video call) hingga 30 peserta.

Tak hanya itu, ke-30 peserta juga dapat membagikan kamera dan layar mereka dengan 1000 spectators (atau penonton).

Lainnya, perusahaan juga meng-update Video Messages ke versi 2.0. Pengguna kini dapat mengirim pesan video beresolusi tinggi, dan bisa putar video sesuka hati.

Video yang dikirim lewat Telegram juga bisa ditonton dalam kecepatan 0.5X, 1.5X, or 2.0X. OS Android akan mendukung hingga kecepatan 0.2X.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Call di Telegram

Telegram juga kini menambahkan fitur untuk berbagi tampilan layar dengan audio saat melakukan video call 1-on-1, dan fitur hapus otomatis setelah 1 bulan pesan tampil.

Selain itu, Telegram juga menyertakan sejumlah animasi di layar passcode, dan pesan yang ditambahkan ke obrolan akan dianimasikan dengan cara baru juga di aplikasi Android.

Opsi reset password juga telah ditambahkan ke pengaturan aplikasi yang akan membantu pemulihan pengguna sandi dalam 7 hari jika mereka tidak memiliki recovery password.

Tambah Animasi Emoji Baru

Terakhir, ada emoji animasi baru termasuk emoji dance, fist bumps, broken heart, dan emoji wajah sedih.

Aplikasi iOS juga mendapat integrasi dengan aplikasi kamera di iOS sehingga pengguna dapat beralih ke kamera zoom atau wide saat mengambil foto langsung di aplikasi Telegram.

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel