Teleskop James Webb Deteksi Keberadaan C02 di Atmosfer Planet Lain

Merdeka.com - Merdeka.com - Teleskop luar angkasa James Webb berhasil mendeteksi tanda-tanda keberadaan CO2 (karbon dioksida) pada atmosfer planet bernama WASP-39. Temuan ini turut menambah daftar kesuksesan teleskop James Webb yang sebelumnya berhasil menangkap fenomena aurora di Planet Jupiter.

Temuan James Webb ini merupakan temuan pertama mengenai keberadaan gas tersebut di planet lain.

Dikutip dari laman France24, Jumat (26/8), Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mengungkapkan temuan ini dapat membantu ilmuwan untuk mengetahui asal usul terbentuknya Planet WASP-39, planet yang memiliki berat seperempat berat Jupiter dengan diameter 1,3 kali lebih besar.
Temuan ini sontak membawa kemajuan bagi ilmuwan untuk mengetahui alam semesta.

Peneliti dari Universitas John Hopkins, Zafar Rustamkulov, menyatakan "ini adalah momen spesial, melewati ambang penting dalam ilmu planet ekstrasurya (planet di luar tata surya)."

"Pikiran pertama saya: wow, kami benar-benar memiliki kesempatan untuk mendeteksi atmosfer planet berukuran terestrial," kata profesor Universitas California, Natalie Batalha di Twitter.

Dalam pernyataannya kepada AFP, Pierre-Olivier Lagage, seorang astrofisikawan dari Komisi Energi Atom Prancis (CEA) mengatakan temuan ini membuka pintu untuk penelitian masa depan tentang super-Bumi (planet yang lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil dari Neptunus), atau bahkan planet seukuran Bumi.

Teleskop James Webb berhasil mendeteksi keberadaan gas CO2 karena dilengkapi NIRSpec (Near Infrared Spectrograph) atau Spektograf Inframerah Dekat.

Berkat alat tersebut, teleskop James Webb dapat mendeteksi perubahan kecil yang dimiliki atmosfer Planet WASP-39, sehingga memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan komposisi gasnya.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]