Televisi Kabel Terancam Tak Bisa Siarkan Liga Inggris

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

Ternate (Antara) - Televisi kabel di Maluku Utara (Malut), terancam tidak bisa menyiarkan semua pertandingan dari liga Inggris lantaran pengelola TV kabel belum membayar kontrak hak siar.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Malut Nardiansyah Noor mengatakan di Ternate, Rabu, televisi kabel di Malut hingga saat ini belum membayar kontrak hak siar sebesar Rp37.500,- per pelanggan setiap bulannya.

Akibatnya siaran liga Ingrris akan dihentikan, hal ini juga berlaku bagi 13 liga lainnya, termasuk Liga Spanyol, Liga Jerman dan Liga Italia. Ia menjelaskan, nilai kontrak yang begitu tinggi memang agak sulit dipenuhi oleh para pengusaha TV kabel, kecuali mereka berani menaikan harga kontrak pelanggan.

Pasalnya, nilai kontrak TV kabel lokal dengan operator nasional ini memang sudah tidak bisa ditawar lagi, karena berlaku secara nasional untuk semua TV kabel di seluruh Indonesia. Ia mengungkapkan, kebijakan ini terjadi menyusul ditunjuknya Orange TV sebagai operator nasional yang memegang hak siar 14 liga Eropa, termasuk Liga Champions Eropa dan Liga Inggris.

Menurut dia pihaknya sudah mencoba melakukan lobi ke pihak Orange TV, tetapi kewenangan memutuskan tetap di tangan mereka, karena murni bisnis. "Orange TV berbisnis, TV kabel kita di sini juga berbisnis, jadi semua ada hitung-hitungannya, apalagi Orange TV juga mendapatkannya dengan tidak mudah dan tentunya tidak murah," ujarnya.

Menurutnya, sepakbola kini telah menjadi industri kelas atas yang di negara-negara maju telah menjadi bisnis menggiurkan, termasuk di dunia penyiaran.

Oleh karena itu, tambahnya, harga siaran langsung pertandingan liga-liga utama dunia menjadi mahal. Kalau dulu kita bisa nikmati siaran langsung sepakbola secara gratis, sekarang tidak lagi, semuanya harus bayar. Masyarakat pun harus memahami hal ini, posisi para pengusaha TV kabel saat ini juga dilematis, mereka tidak bisa disalahkan.

Mengenai kemungkinan munculnya protes di masyarakat yang menjurus pada aksi unjuk rasa, menurutnya, semua pihak hendaknya menyikapi hal ini secara dewasa dan bijaksana. "Solusinya hanya satu, TV kabel harus berkontrak dengan pihak Orange TV sesuai harga yang ditetapkan, konsekuensinya, harga berlangganan TV kabel harus dinaikkan, ini sudah resiko," tegasnya.

Berdasarkan data di KPI Daerah Malut, saat ini baru beberapa TV kabel yang berkontrak dengan Orange TV, antara lain TV Kabel Kampung Pisang, Bastiong, Mangga Dua, Kalumata, Jambula dan TV Kabel Ifalken Jailolo.

Kontrak tersebut meliputi paket premium seperti film dan olahraga, dengan nilai Rp15.000,- per pelanggan per bulan. Sementara untuk bisa menyiarkan siaran langsung sepakbola pihak TV kabel dibebankan biaya tambahan Rp22.500,- per pelanggan per bulan, sehingga total yang harus dibayar adalah Rp37.500,- per pelanggan per bulan. (04/and)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...