Telkom Beri Kompensasi untuk Pelanggan Indihome Terdampak Gangguan, Apa Saja?

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Telkom akhirnya menjawab sejumlah pertanyaan konsumen mengenai kompensasi terhadap gangguan layanan akibat terputusnya sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak yang terjadi pada Minggu, 19 September 2021. Kompensasi pertama adalah membuka akses ke seluruh channel IndiHome TV.

"Telkom akan memberikan kompensasi bagi pelanggan yang terdampak gangguan layanan dengan membuka All Channel (semua channel TV) di IndiHome TV mulai 26 September 2021 sampai dengan tanggal 15 Oktober 2021," tutur VP Marketing Management Telkom, E. Kurniawan, dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (25/9/2021).

Dikatakan Kurniawan, aktivasi pembukaan all-channel, pelanggan hanya perlu melakukan restart Set Top Box (STB).

Lebih lanjut, dia juga menegaskan layanan IndiHome saat ini sudah 100 persen normal. Kendati pada 19 dan 20 September 2021, layanan Telkom Group termasuk IndiHome sempat mengalami penurunan kualitas.

"Hal dirasakan di beberapa lokasi antara lain Jawa Tengah, Jatim Bali Nusra, Kalimantan dan Kawasan Timur Indonesia. Dan sejak 20 September 2021, layanan IndiHome mulai membaik dan diberlakukan manajemen bandwidth yang diprioritaskan untuk kebutuhan WFH dan LFH," tuturnya.

E. Kurniawan juga menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan atas ketidaknyamanan ini, sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pelanggan selama ini.

Selain memberikan akses ke semua channel IndiHome TV, Telkom juga akan memberlakukan kebijakan penundaan pembayaran billing (tagihan).

"Sebagai wujud komitmen untuk terus mengedepankan kepentingan pelanggan, Telkom telah memberlakukan kebijakan penundaan pembayaran billing tagihan yg semula tanggal 20 September menjadi tanggal 25 September, dan menghilangkan denda keterlambatan bayar," tuturnya menambahkan.

Adapun mengenai kompensasi tagihan yang diperoleh akan sesuai dengan service level guarantee setiap pelanggan, serta mempertimbangkan daerah yang terdampak. Untuk mengetahui mengenai kompensasi ini, pelanggan dapat menghubungi call center 147 atau mendatangi Plasa Telkom terdekat.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Layanan Indihome dan Telkomsel 100 Persen Pulih

Teknisi Telkom melakukan recovery kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak. Dok: Telkom Indonesia
Teknisi Telkom melakukan recovery kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak. Dok: Telkom Indonesia

Sehari lalu, TelkomGroup mengumumkan, seluruh layanan internet baik fixed broadband Indihome maupun seluler milik Telkomsel yang sempat mengalami gangguan telah kembali normal.

Menurut keterangan TelkomGroup, layanan Indihome dan Telkomsel sudah bisa diakses oleh pelanggan di seluruh Indonesia seperti sediakala.

Dalam keterangan yang diterima Tekno Liputan6.com, Jumat (24/9/2021), Vice President Corporate Communications Telkom, Pujo Pramono, mengatakan, "Hingga hari ini (24/9) kapasitas bandwidth telah mencapai target pemulihan 100 persen layanan, seiring dengan bertambahnya kapasitas sebesar 1Tbps kemarin malam."

Ia mengatakan, pulihnya layanan internet milik TelkomGroup tidak lepas dari upaya peningkatan kapasitas jaringan melalui pengaktifan jalur backup dan alternatif. Jalur alternatif dalam hal ini adalah jalur komunikasi ke wilayah tertentu seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Dengan jalur alternatif dan backup tersebut, Pujo menekankan, layanan TelkomGroup baik fixed maupun mobile broadband sudah 100 persen normal.

Perbaikan Kabel JaSuKa Butuh 1 Bulan

Ilustrasi kabel internet bawah laut JaSuKa milik Telkom yang bikin internet Indihome dan Telkomsel alami gangguan sejak akhir pekan (Foto: Submarine Cable Maps)
Ilustrasi kabel internet bawah laut JaSuKa milik Telkom yang bikin internet Indihome dan Telkomsel alami gangguan sejak akhir pekan (Foto: Submarine Cable Maps)

Sementara, terkait perbaikan kabel laut JaSuKa yang menjadi sumber gangguan, berasal dari titik sekitar 1,5Km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.

"Telkom tengah melakukan penyiapan tim, cableship, dan segala kebutuhannya untuk mempercepat proses penyambungan kabel," kata Pujo.

Pihaknya memperkirakan bahwa perbaikan kabel akan selesai pada minggu kedua Oktober, bahkan bisa lebih cepat.

Dalam kesempatan yang sama Pujo juga mengatakan, Telkom berhasil melakukan upaya rerouting dan backup link.

(Dam/Tin)

Infografis Tentang Internet 5G di Indonesia

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel