Telkom CorpU-ITDRI Kembangkan Kurikulum Growth Mindset untuk Masyarakat Umum

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Dalam rangka memperkokoh pilar learning, inovasi, dan riset, Telkom CorpU-ITDRI (Telkom Corporate University-IIndonesia Telecommunication & Digital Research Institute) terus berupaya mengembangkan inovasi guna mengakselerasi digitalisasi di Indonesia.

Kali ini, Telkom CorpU-ITDRI menjalin kemitraan dengan Sprinthink dan PT Agate International untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran Growth Mindset.

Senior General Manager Telkom CorpU sekaligis Chairman of ITDRI, Jemy V Confido menyatakan Telkom tak hanya menyajikan layanan telekomunikasi. Namun. dengan kehadiran Joint Curriculum Growth Mindset, Telkom CorpU-ITDRI menegaskan komitmennya di bidang pembelajaran.

"Materi pengembangan Growth Mindset ini perlu disebarluaskan karena dapat menunjang mencetak individu yang unggul, selaras misi pemerintah mencetak talenta digital di tanah air. Pasalnya, di era 4.0 saat ini, seorang individu harus terus mempelajari hal baru agar tetap relevan dengan perkembangan zaman," kata Jemy.

Growth Mindset mencakup pola pikir seseorang untuk bersedia keluar dari zona nyaman, berani mengambil risiko, dan siap menghadapi tantangan yang kemudian mendorong pemahaman potensi secara penuh dari diri mereka sendiri.

Konsep Growth Mindset diharapkan dapat membantu individu untuk siap menghadapi ketidakpastian karena konsep ini berfokus pada upaya belajar dan pengembangan diri secara berkesinambungan.

Ridwan Esa, Staf POM Telkom CorpU-ITDRI, menuturkan proyek ini diharapkan membuat masyarakat memiliki Growth Mindset yang berguna untuk pengembangan diri.

"Kami merasakan bahwa karyawan corporate tidak mendapatkan corporate learning yang relevan. Dan kami menemukan bahwa Growth Mindset merupakan konten relevan ke segala bidang dan ke semua orang, sehingga konten tersebut yang kami pilih," tutur Ridwan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pernyataan Rekanan

Founder & CEO Sprinthink, Pathya M Budhiputra, mengatakan, proyek ini merupakan langkah awal membantu masyarakat umum Indonesia, khususnya karyawan generasi milenial untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya.

"Jika ditelusuri lebih jauh, apapun karir yang ingin dituju, tidak bisa dicapai jika tidak memiliki mindset daya juang yang tinggi. Oleh karena itu, Growth Mindset menjadi kritikal sebelum memulai perjalanan lebih jauh, baik dalam karir maupun kehidupan sehari-hari," ujar Pathya.

Chief Operating Officer Agate Shieny Aprilia, memaparkan startup yang bergerak di indusri kreatif itu berperan memberikan saran berupa format dan panduan pembelajaran efektif dalam perancangan kurikulum bersama tersebut. Dari hal itu, diharapkan agar semua karyawan dari berbagai perusahaan di Indonesia bisa memiliki Growth Mindset, sehingga konsisten melakukan pengembangan diri guna memberikan kontribusi yang lebih baik lagi ke depannya.

“Growth Mindset ini sangat penting karena sangat dibutuhkan untuk mengembangkan perusahaan yang berkelanjutan dan bisa bersaing di pasar global, dan pada akhirnya bisa membuat semakin banyak perusahaan-perusahaan Indonesia semakin produktif dan mendunia,” papar Shieny.

Proyek Lain

Saat ini Telkom CorpU-ITDRI bersama Agate memiliki rencana proyek lain yang bertujuan mempercepat pengembangan SDM Indonesia yang berkualitas dan dapat berkontribusi maksimal di era digital disrupsi saat ini.

Rencananya, kurikulum akan diberikan dalam bentuk bite-sized learning, baik typeform maupun video. Untuk saat ini, materinya melalui platform MyDigiLearn sedangkan untuk trialnya dapat menggunakan typeform. Target kurikulum pembelajarannya adalah masyarakat umum Indonesia, mulai karyawan BUMN, perusahaan swasta, startup, serta mahasiswa.

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel