Telkom Klaim Jaringan Internet di Jayapura Normal Terbatas

·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Telkom Papua mengklaim jaringan internet di Jayapura dan sekitarnya normal secara terbatas setelah sebelumnya kabel fiber optik miliknya putus di perairan Sarmi-Biak.

General Manager (GM) PT Telkom Papua Sugeng Widodo kepada Antara di Jayapura, Senin, mengatakan layanan akses internet sudah dapat dilakukan di beberapa BTS (Base Transceiver Station) TSEL.

"Yang dimaksud terbatas di sini karena bandwidth (BW) saat ini 4,7 Gbps dibanding sebelumnya gangguan sekitar 150 Gbps," katanya.

Menurut Sugeng, sedangkan untuk radio IP (Internet Protocol) Sarmi Biak sudah selesai diperbaiki.

"Untuk kapal yang akan memperbaiki kabel fiber optik yang putus diperkirakan tiba antara 25 Mei 2021 sampai dengan 27 Mei 2021," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya mengharapkan segala sesuatunya lancar sehingga sebelum 27 Mei 2021, kapal perbaikan tersebut sudah bisa merapat di Jayapura.

"Posisi kabel optik tersebut berada pada kedalaman 4.000 meter lebih di bawah laut dan sulit untuk dijangkau tanpa bantuan alat," katanya lagi.

Dia menambahkan jika kabel tersebut sudah diangkat ke permukaan maka dapat dilihat sendiri kondisi kabel apakah benar-benar putus atau rusak.

Kabel fiber optik milik PT Telkom yang berada di bawah laut putus di sekitar perairan Sarmi-Biak. Dampaknya, jaringan internet di beberapa kota dan kabupaten di Papua terganggu yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Sarmi per 30 April 2021 hingga berita ini diturunkan. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel