Telkomsel: Banyak yang Mau Langganan Netflix Tapi Tak Punya Kartu Kredit

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Persoalan metode pembayaran menjadi tantangan bagi masyarakat negeri ini yang ingin berlangganan Netflix. Channel pembayaran yang memudahkan, masih terbatas. Dominasinya adalah kartu kredit. Sementara, pengguna kartu kredit di Indonesia terbilang tipis. Bank Indonesia (BI) mencatat, kartu kredit yang beredar pada Mei 2020 sebanyak 17,5 juta unit.

Menurut Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Nirwan Lesmana, jika diproyeksikan secara kasar, secara total barangkali ada sekitar 7 juta orang Indonesia yang ingin berlangganan Netflix. Namun, metode pembayarannya yang mengharuskan kartu kredit, keinginan itu pun urung dilakukan.

"Misal dari 7 juta itu, paling tidak ada 5 juta orang-orang yang berharap ada paket atau cara pembayaran lain tanpa kartu kredit," kata Nirwan saat konferensi pers kerja sama IndiHome & Telkomsel dengan Netflix, Senin (18/4).

Telkomsel menawarkan kepada para pelanggannya untuk berlangganan Netflix tanpa harus punya kartu kredit. Pelanggan cukup mengaktifkan paket bundling langganan Netflix yang juga menyediakan kuota data Telkomsel. Sayangnya, Nirwan tak menyebutkan target pelanggan baru yang bisa digaet Telkomsel dengan metode bundling ini.

"Kami ingin menyasar market yang tak terlayani kartu kredit," jelas Nirwan.

Tony Zameczkowski, VP Business Development, APAC, Netflix berharap langkah terobosan ini akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati tayangan Netflix.

"Hari ini merupakan pencapaian baru bagi Netflix dan TelkomGroup di Indonesia yang ditandai oleh kemitraan dengan IndiHome dan Telkomsel. Kami memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan pengalaman menonton para pelanggan," jelas Tony. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel