Telkomsel gaet pelanggan migrasi ke 4G lewat pascabayar

Operator seluler Telkomsel, anak perusahaan dari Telkom Group, berupaya menggaet pelanggan untuk migrasi ke 4G melalui layanan pascabayar.

Telkomsel meluncurkan paket pascabayar Halo+ berisi paket data internet dan hiburan, seperti menonton layanan streaming, yang dinilai bisa memikat pelanggan untuk berpindah ke jaringan 4G.

"Otomatis pelanggan terpicu untuk merasakan kenyamanan dan jangkauan terbaik dari Telkomsel," kata Wakil Direktur Penjualan Konsumen Telkomsel untuk area Jabodetabek dan Jawa Barat Filin Yulia, saat peluncuran Paket Halo+ di Jakarta, Selasa malam.

Jumlah pelanggan pascabayar Telkomsel saat ini sebanyak 3,5 juta orang. Sementara untuk Paket Halo+, sejak pertama kali diperkenalkan pada awal Oktober, sudah merangkul sekitar 83.000 orang.

Telkomsel juga melihat ada pergeseran demografi pelanggan layanan pascabayar. Jika dulu pascabayar identik dengan orang-orang yang mapan, kini pelanggan mereka adalah profesional muda, termasuk orang yang baru memasuki dunia kerja.

Oleh karena itu, layanan Halo+ menyasar para pengguna muda terutama yang kegiatannya bersinggungan dengan konten digital.

Telkomsel menawarkan Paket Halo+ mulai harga Rp100.000 untuk layanan internet, telepon, SMS dan hiburan sekaligus.

Telkomsel sejak awal tahun ini gencar memperluas cakupan 4G, menjawab tantangan pada era transformasi digital. Secara bertahap, operator seluler itu mengalihkan teknologi 3G yang masih dipakai di sejumlah lokasi ke teknologi 4G.

Hingga pertengahan tahun ini Telkomsel sudah mengalihkan jaringan dari 3G ke 4G di ratusan kota di Indonesia. Operator seluler itu juga berencana menambah menara seluler BTS 4G untuk mendukung layanan broadband yang mereka berikan.

Baca juga: Telkomsel luncurkan aplikasi G20 Connect

Baca juga: Telkomsel optimalisasi infrastruktur layanan digital WSBK 2022

Baca juga: Telkomsel gelar Sinergi untuk Negeri kuatkan ekosistem digitalpreneurs