Telkomsel optimalisasi infrastruktur layanan digital WSBK 2022

Operator seluler anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Telkom, Telkomsel mengoptimalisasi infrastruktur jaringan telekomunikasi sebagai dukungan layanan digital pada penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2022 di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup telah melakukan sejumlah optimalisasi kapasitas dan kualitas jaringan broadband 4G/LTE dan 5G Telkomsel di kawasan Mandalika. Tentu kami berharap dukungan ini dapat memberikan pengalaman digital terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Direktur Network Telkomsel Nugroho dalam siaran persnya, Rabu.

Selama pagelaran WSBK 2022 pada 11-13 November, Telkomsel akan menyediakan layanan jaringan mobile broadband 4G/LTE dan 5G untuk para pembalap, tim pendukung, panitia penyelenggara, pengunjung, hingga masyarakat khususnya yang berada di area Sirkuit Internasional Mandalika.

Beberapa langkah optimalisasi yang dilakukan Telkomsel di antaranya melakukan penguatan kapasitas dan kualitas jaringan untuk 392 BTS 4G/LTE, serta menambah sebanyak enam unit Compact Mobile BTS (Combat) di kawasan Sirkuit Internasional Mandalika.

Infrastruktur itu difokuskan untuk mendukung kelancaran aktivitas internet dan digital tim operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA), pengunjung dan tim peserta balap motor WSBK 2022.

Memasuki dukungan pada sektor pariwisata yang lebih luas, Telkomsel menambah 57 unit BTS 4G/LTE yang menjangkau area penginapan, lokasi kuliner, pusat medis, titik transit transportasi seperti bandara, serta tempat wisata, termasuk yang menjangkau jalur jalan utama di kawasan Mandalika.

Telkomsel juga memastikan ketersediaan kartu perdana “Telkomsel Prabayar Tourist” yang bisa dimanfaatkan oleh turis mancanegara yang berkunjung di Indonesia.

Pemilik kartu perdana itu akan mendapatkan layanan kuota data 25 GB, kuota telepon lokal 25 menit, dan kuota telepon internasional (IDD Call) 25 menit untuk masa aktif 30 hari, dengan harga terjangkau Rp100 ribu.

“Telkomsel konsisten untuk terus membuka peluang lebih luas bagi kemajuan seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ekonomi digital masyarakat di Nusa Tenggara hingga sektor pariwisata lokal agar dapat tumbuh melalui pemanfaatan teknologi terdepan,” tutup Nugroho.

Baca juga: Telkomsel gelar Sinergi untuk Negeri kuatkan ekosistem digitalpreneurs

Baca juga: Telkomsel akan gunakan frekuensi 2,1GHz untuk perluasan 4G dan 5G

Baca juga: Telkomsel menang lelang frekuensi 2,1GHz