Telkomsel Suntik Gojek Rp2,17 Triliun

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menyuntikkan dana sebesar US$150 juta, kepada PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Nilai itu setara dengan Rp2,17 triliun, dengan asumsi kurs Rp14.500 per Dollar Amerika Serikat.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), AVP Reporting dan Compliance Telkom, Dewi Simatupang menjelaskan, perjanjian terkait hal itu telah disepakati kedua belah pihak pada tanggal 16 November 2020 di Jakarta.

Dimana, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebagai anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, telah menandatangani perjanjian atas investasi senilai US$150 juta dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB).

"Investasi di AKAB dilakukan sebagai bentuk komitmen Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital untuk memberikan layanan beyond connectivity," kata Dewi dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa 17 November 2020.

Baca juga: Izin Reuni 212 di Monas Tunggu Kebijakan Anies Baswedan

Dia melanjutkan, pihaknya percaya kolaborasi ini dapat memberikan layanan dan solusi yang lebih baik kepada masyarakat, dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkesinambungan.

"Dengan transaksi ini, terhitung sejak terpenuhinya segala syarat berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya dokumen terkait, maka Telkomsel akan memiliki investasi di AKAB sebesar US$150 juta," ujarnya.

Diketahui, kabar soal rencana Telkom Group yang akan berinvestasi ke Gojek sudah terdengar santer sejak beberapa waktu terakhir. Hal itu ditambah dengan rencana pembelian obligasi konversi Gojek oleh Telkomsel, yang merupakan anak usaha Telkom.

Telkomsel disebut-sebut akan membeli convertible bond (CB) Gojek senilai US$150 juta, dimana kedua belah pihak kabarnya sudah sempat melakukan sejumlah pembahasan guna membahas soal rencana investasi tersebut. (ren)