Telkomsel Umumkan 5 UMKM Terbaik dalam Program DCE, Siapa Saja?

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Rangkaian program aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel, yakni Digital Creative Entrepreneurs (DCE) yang telah berlangsung sejak November 2021 kini telah mencapai puncaknya.

Selain memasuki hari terakhir DCE Virtual Exhibition yang diikuti oleh 150 peserta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dalam acara puncak tersebut Telkomsel turut mengumumkan dan memberikan penghargaan kepada 5 peserta terbaik yang berhak mendapatkan modal usaha dengan nilai total Rp200 juta.

"Penyelenggaraan DCE ini merupakan salah satu perwujudan komitmen kami sebagai society enabler dalam mengakselerasi kemajuan UMKM Indonesia untuk Go Digital melalui peningkatan kapabilitas dan kompetensi para pelaku UMKM itu sendiri," ujar Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu Basuki Sigit dalam keterangannya, Kamis (21/4).

Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki menjelaskan, tiga kata kunci yang diusung oleh DCE, yakni kewirausahaan, digital dan kreatif menjadi faktor yang sangat penting bagi UMKM untuk tidak hanya bangkit dari dampak pandemi, tapi juga berdaya saing di level nasional maupun global.

"Saya percaya melalui ajang ini, kita dapat melahirkan UMKM yang berdaya saing serta membuka lebih banyak lapangan kerja baru. Kepada para pemenang DCE, saya ucapkan selamat. Semoga ini dapat menjadi penyemangat untuk terus tumbuh, menginspirasi dan menghadirkan inovasi dalam setiap proses bisnis yang dilakukan," ungkap Teten.

Telkomsel mengumumkan empat UMKM peserta yang berhasil menjadi terbaik dalam program DCE 2021 di setiap kategorinya adalah Best of The Best diraih Tangan Dia (Kab. Gowa, Sulawesi Selatan), ketagori Kriya diraih Kailoka (Kota Bandung, Jawa Barat), kategori Fashion diraih RSthelabel ( Surabaya, Jawa Timur), kategori Makanan dan Minuman diraih Mbrebes Mili Food (Depok, Jawa Barat), dan kategori Mikro diraih Kain Indonesia Co ( Jakarta). Seluruh peserta UMKM tersebut berhak mendapatkan modal usaha dengan nilai total Rp200 juta.

Adapun sebanyak 150 pelaku UMKM yang terpilih untuk mengikuti sourcing initiative program DCE didominasi berasal dari Jawa-Bali dan Nusa Tenggara (40 pelaku UMKM), Sumatra (37 pelaku UMKM), Papua-Maluku-Sulawesi-Kalimantan (37 pelaku UMKM) dan Jabodetabek (36 pelaku UMKM). Besarnya minat masyarakat dan pelaku UMKM pada program DCE juga terlihat dari banyaknya jumlah pengunjung Virtual Exhibition yang terus meningkat setiap harinya. Sejak dimulai perdana pada 24 Maret 2022, tercatat jumlah pengunjung terus meningkat mencapai lebih dari 3.000 pengunjung pada 4 April 2022. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel