Tembakan Peluru Hampa di Tengah Cekcok Brimob dan Warga

Merdeka.com - Merdeka.com - Cekcok antara anggota Brimob dengan warga terjadi di perkebunan sawit di Desa Kemuning, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (28/5). Dalam peristiwa tersebut, seorang warga bernama Ji'i terkena tembakan peluru hampa. Kondisinya saat ini sudah membaik.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes (Pol) Jansen A Panjaitan mengatakan, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 12.00 WIB. Personel Yankam PT Arrtu Estate Kemuning berjumlah 17 personel yang dipimpin Aipda Wawan Widianto bergerak menuju lahan (blok K/L 42.43) yang diklaim sepihak oleh Suharjo alias Ujang Halus yang merupakan DPO Polres Ketapang kasus 363 KUHP.

Saat tiba di lokasi pukul 12.30 WIB, sekitar 40 orang warga dipimpin Suharjo sedang melakukan aktivitas pemanenan tanda buah segar (TBS) sawit di lahan tersebut.

"Anggota Brimob sudah memberikan imbauan agar jangan melakukan pemanenan TBS di wilayah perkebunan PT Arrtu, dan mengimbau agar Suharjo menyerahkan diri. Namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan penangkapan," kata Jansen. Dikutip dari Antara, Senin (30/5).

Pada saat dilakukan penangkapan dengan persuasif keluarga Suharjo tidak bisa menerima keadaan tersebut. Kemudian saat Suharjo akan dibawa, salah satu warga bernama Ji’i mengeluarkan parang dan mengejar Bripka Sahad Parlindungan Siahaan dan Bharatu Hadianto.

"Anggota Brimob sudah mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tetapi pelaku tidak mengindahkan hal itu, sehingga dilakukan tembakan dengan peluru hampa ke arah warga tersebut dan mengenai bagian punggung," tutur dia.

Jansen memastikan, korban yang terkena tembakan peluru hampa hanya mengalami luka ruam di kulit.

"Hingga saat ini situasi sudah aman terkendali dan warga atas nama Ji'i yang terkena tembakan peluru hampa juga sudah berangsur pulih," lanjutnya.

Di menjelaskan, masyarakat sekitar juga mendukung langkah penegakan hukum dari Polri yang tegas dan terukur.

Dia menambahkan penegakan hukum oleh anggota Brimob, karena warga yang diduga mencuri kelapa sawit berusaha merebut senjata anggota Brimob tersebut.

"Bahkan terdapat salah satu anggota BKO Brimob Polda Kalbar yang terkena pukulan di bagian kepala sebelah kiri atas nama Briptu Sandy Biantoro untuk selanjutnya dilakukan visum," katanya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel