Tembok toko roboh tutup akses jalan 300 kepala keluarga di Cakung

Tembok sebuah toko sepanjang 17 meter roboh sehingga menutup akses jalan 300 kepala keluarga di Gang Air Tawar, RT 07/RW 01, Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Ketua RT 08/RW 01, Kelurahan Rawa Terate, Taufik Bahtiar mengatakan akses jalan tersebut tertutup puing dari tembok toko yang roboh akibat pengerjaan saluran air itu sekitar pukul 16.30 WIB.

"Bangunan toko listrik ambruk sehingga puing bangunannya menutup akses jalan. Warga yang terdampak ada empat RT di RW 01," kata Taufik Bahtiar di Jakarta, Senin.

Taufik menambahkan tidak ada korban jiwa dalam musibah robohnya tembok toko listrik tersebut. Namun dampaknya warga di RT 08, RT 07, RT 09, dan RT 05/RW 01, Kelurahan Rawa Terate terputus akses jalannya.

Petugas membersihkan puing-puing tembok toko yang roboh di Cakung, Jakarta, Senin (4/7/2022). ANTARA/Yogi Rachman
Petugas membersihkan puing-puing tembok toko yang roboh di Cakung, Jakarta, Senin (4/7/2022). ANTARA/Yogi Rachman


Hal itu membuat warga yang akses rumahnya terdampak harus mencari rute alternatif lain selama proses pembersihan puing dilakukan.

"Untuk warga yang akses rumahnya terdampak ada sekitar 200 sampai 300 KK (kepala keluarga). Tadi pak Lurah sudah datang monitoring untuk penanganan," ujar Taufik.

Taufik mengatakan saat ini petugas dari Pemerintah Kota Jakarta Timur tengah membersihkan puing-puing tembok yang menutup akses jalan tersebut.

"Kalau untuk di lokasi Gang Air Tawar ini baru hari pertama mulai pengerjaan. Tapi di belakangnya sudah dikerjakan. Jadi tinggal menyambung di belakang dan depan," tutur Taufik.
Baca juga: Puluhan pekerja Damri Logistik mengaku belum terima gaji 14 bulan
Baca juga: Tiga pelaku pengeroyokan anggota Polsek Cakung ditangkap
Baca juga: Polisi dikeroyok massa saat menangkap pelaku jambret di Cakung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel