Tempat Berburu Kain Tenun di Bukittinggi (2)

TEMPO.CO , Bukittinggi:Bagi pecinta kain-kain tradisional buatan tangan seperti kain tenun dan kain dengan hiasan bordir, jangan lupa ke Bukittinggi. Ada berbagai songket yang ditenun dari helai demi helai benang yang layak dikoleksi. Begitu juga kain-kain dengan hiasan bordir cantik yang siap dijadikan gaun atau kebaya.

Di Bukittinggi tempat untuk mencari kain songket atau bordir ini biasanya di Pasar Atas di depan Jam Gadang. Namun, bagi sebagian orang tempat ini terlalu melelahkan untuk berdebat menawar harga dengan pedagang. Apalagi harga yang dipatok juga kadang-kadang terlalu tinggi yang membuat pembeli keder duluan.

Lebih baik membeli kain tenun atau kain bordir di tempat pembuatannya. Meski agak jauh dari Bukittinggi, dengan menggunakan mobil sewaan, di tempat pembuatannya ini belanja menjadi lebih memuaskan. Di samping banyak pilihan, juga dapat langsung melihat proses pembuatannya.

Untuk harga, juga biasanya tidak perlu tawar-menawar lagi. Harga akan sesuai dengan kualitas barang. Berikut beberapa tempat pilihan berburu kain.

Sulaman dan Bordir HJ Rosma

Rumah Sulaman dan Bordir Haji Rosma letaknya di jalan Bukittinggi ke arah Payakumbuh. Sekitar 10 km dari Kota Bukittinggi. Haji Rosma juga terkenal sebagai perintis sulaman dan bordir dari daerahnya. Kain bordir yang dihasilkannya indah bagai lukisan. Dan gambar-gambar untuk pola bordir itu ia ciptakan sendiri. Kebanyakan motif flora.

Di sinilah tempat membeli kain berhias bordir dan sulaman yang berkualitas. Keunggulan sulaman dan bordir Rosma adalah keindahan dan kehalusan hasil sulaman dan bordir perpaduan warna bagaikan lukisan yang dibuat dengan benang.

Hj.Rosma boleh disebut seniman bordir, karena selain membuat bordir ia juga merancang semua motifnya, apalagi motif yang diciptakannya selalu berganti. Produk sulaman dan bordir H.Rosma ini memang telah lama dikenal dan selalu menjadi tujuan belanja turis-turis. Selain keindahannya karena dibuat tangan di tempat ini juga bisa melihat proses pembuatannya yang dikerjakan puluhan gadis-gadis setempat yang menjadi anak jahit yang bekerja di rumah Rosma.

Yang paling banyak diproduksi Rosma adalah bordir dan sulaman untuk kain kebaya, gaun, mukena, jilbab, hingga taplak meja dan seprai. Produk yang dijual mulai dari kebaya, selendang, seprai pengantin, alas meja, hingga mukena, tatakan gelas, dan gambar dinding.

Harga kain kebaya berhiaskan border sepotong kebaya harganya Rp 130 ribu sampai Rp 1,6 juta. Bahan dasar kebaya dari organdi dan sutra tentu berbeda harganya. Begitu pula dengan taplak meja yang harganya cukup beragam, dari Rp 100 ribu sampai jutaan rupiah. Harga baju kurung biasa dipatok dari Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta per potong.

Sulaman dan Bordir HJ.Rosma

Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh

Bonjo Panampung,

Kecamatan IV Angkek Candung, Agam

Sumatera Barat

Telp. 0752-28224-28225

FEBRIANTI

Berita lain:

Ini Dia Penumpang Idaman Para Pramugari

Perayaan Sekaten Yogyakarta Ditata Lebih Nyaman

Ada Festival Musik Internasional di Sawah Lunto

Keindahan Raja Ampat Memikat Produser Hollywood

Jateng dan NTB Didorong Jadi Tujuan Wisata Baru

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.