Tempat Johnson digantikan balok es dalam debat TV, Partai Konservatif protes

London (Reuters) - Lembaga penyiaran Inggris, Channel 4, menempatkan balok es menggantikan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mencair dalam debat jam -tayang- utama pemilihan umum mengenai lingkungan hidup pada Kamis (28/11), sehingga Partai Konservatif, yang dipimpinnya, mengeluh tindakan itu melanggar peraturan mengenai sikap netral.

Lembaga penyiaran layanan-publik yang didanai iklan tersebut mengundang para pemimpin semua partai politik utama untuk ikut dalam debat sebelum pemilihan umum 12 Desember, tapi Johnson dan pemimpin Partai Brexit Nigel Farage menolak untuk hadir.

Partai Konservatif menawarkan mantan menteri lingkungan hidup Michael Gove sebagai pengganti, tapi lembaga penyiaran itu mengatakan debat tersebut hanya dimaksudkan buat pemimpin partai, dan partai politik lain takkan setuju untuk mengganti tema.

"Ini secara efektif berusaha melucuti Partai Konservatif untuk mengirim wakil dan hadir," tulis Partai Konservatif di dalam surat keluhan kepada pengatur lembaga penyiaran itu, Ofcom.

Lembaga penyiaran televisi Inggris diharuskan secara politik netral, dan menghadapi ketentuan tambahan keseimbangan selama masa pemilihan umu. Ofcom dapat mendenda pengelola lembaga penyiaran yang tidak mematuhi, dan sebagai pilihan terakhir dapat membatalkan izin lembaga penyiaran.

Parta Konservatif mengatakan ketidak-sepakatan pada Kamis adalah "bagian dari pola yang lebih luas mengenai bias oleh Channel 4 selama beberapa bulan belakangan ini".

Pada Kamis, editor program berita utama Channel, Ben de Pear, menyamakan pendekatan Partai Konservatif terhadap media itu dengan pendekatan Presiden AS Donald Trump.

Ketua Partai Konservatif James Cleverly mengatakan pemilihan umum di Inggris adalah Parlementer, bukan presidensial, sehingga membuatnya tidak berlasan buat Channel 4 untuk mengharuskan kehadiran Johnson sebagai syarat Partai Konservatif ikut dalam debat tersebut.

"Tempatkan pemimpin kalian Boris Johnson berdampingan dengan pemimpin lain dan berhenti bermain-main. Jangan tolak dan kemudian mengancam izin kami --ini lereng yang licin," de Pear di dalam tanggapan.

Jejaring berita Buzzfeed mengutip satu sumber tanpa nama Partai Konservatif yang mengatakan partai itu akan meminta peninjauan izin operasi Channel 4, yang dijadwalkan diperbarui pada 2024, jika Johnson kembali memangku jabatan setelah pemilihan umum 12 Desember.

Channel 4 bukan satu-satunya lembaga penyiaran yang berjuang untuk memesan Johnson, yang Partai Konservatifnya mengungguli Partai Buruh, yang beroposisi, dalam jajak pendapat, dan ingin menghindari kesalahan.

Sejauh ini, Johnson menolak untuk ikut dalam acara setengah-jam dengan pewawancara BBC Andrew Neil, yang memberi pengawasan ketat atas pemimpin Jeremy Corbyn pada Selasa (26/11).