Tempat Karaoke di SCBD Jadi Lokasi Penyerahan Uang Suap Bansos

Bayu Nugraha, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguak ada dugaan penyerahan uang suap yang terjadi di Karaoke Raia di bilangin SCBD, Jakarta Selatan. Uang itu diserahkan sekitar Oktober 2020.

Hal ini terkuak dalam rekonstruksi kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 Jabodetabek tahun 2020, yang kemudian digelar di Kantor KPK, Jl, HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 1 Februari 2021.

Berdasarkan rekonstruksi penyidik KPK, uang senilai Rp50 juta diserahkan tersangka penyuap Harry Van Sidabukke ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso.

Namun terjadi silang pendapat mengenai uang tersebut. Harry mengatakan uang Rp50 juta itu justru digunakan untuk 'hiburan' di lokasi karaoke tersebut.

"Saya enggak mungkin menyerahkan di bawah Rp100 juta," kata Harry.

Harry dan Matheus merupakan dua dari lima tersangka yang sudah dijerat lembaga antirasuah. Penyidik KPK menuturkan rangkaian pemberian uang dilakukan dengan pelbagai cara dan terjadi di sejumlah lokasi.

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, rekonstruksi digelar salah satunya untuk memperjelas perbuatan suap yang diterima para pejabat di Kemensos tersebut.

"Poin pentingnya agar menjadi jelas rangkaian konstruksi perkara," ujar Ali Fikri.

Baca juga: Rekanan Bansos Serahkan Rp1,5 M dan Brompton ke Operator Ihsan Yunus