Temuan Batu Kuno di Gurun Gobi Ungkap Hewan Raksasa Prasejarah Tapi Bukan Dinosaurus

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim peneliti Turki melaporkan temuan tiga hunian dari zaman Paleolithik di Gurun Gobi, Mongolia. Di dua hunian di tengah Gurun itu peneliti menemukan gambar gajah purba Mammoth pada dinding gua.

Temuan yang tidak biasa dari zaman prasejarah ini menjadi petunjuk bagi peneliti untuk memiliki pemahaman lebih baik dari nenek moyang etnis Turkic dan Altai di Gurun Gobi.

"Temuan dua gambar mammoth di kawasan Gurvan Sayhan Uul ini cukup mengejutkan bagi kami," kata Semih Guneri yang memimpin penelitian ini, seperti dilansir laman ZME Science. "Gambar mamalia raksasa di batu ini yang kemudian punah pada zaman Peleolithik Hulu adalah yang paling menarik selama ini."

Salah satu hunian zaman Paleolithik ditemukan di dalam sebuah gua, sedangkan dua lagi ada di area terbuka. Sampel batu yang ditemukan di lokasi mengungkap hunian itu ditempati sekitar masa 15.000-12.000 sebelum Masehi. Daerah yang dulunya menjadi hunian ini terbentang dari wilayah pegunungan Altai di sebelah selatan Ulaanbaatar, ibu kota Mongolia. Di daerah itu banyak ditemukan pteroglif (gambar dan ukiran) yang menggambarkan mammoth. Jika usia artefak yang ditemukan itu sudah diketahui, bisa jadi itu adalah pteroglif tertua yang ada di kawasan Gurun Gobi.

Temuan artefak-artefak itu bisa menjadi sumber informasi tentang bagaimana keseharian manusia terdahulu, termasuk tradisi pemakaman, praktik-praktik budaya atau kualitas rumah mereka, kata Guneri. [pan]