Temui Gibran, Yenny Wahid Tawarkan Konsep Pengelolaan Masjid

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Senin (14/11). Putri Presiden ke-5 Abdulrahman Wahid itu mengaku membicarakan banyak hal dengan putra sulung Presiden Jokowi.

"Banyak banget. Ya mulai dari olahraga, karena beliau kan sepak bola saya panjat tebing. Kami semua kan orang-orang olahraga. Kira-kira begitu, itu salah satu yang dibicarakan," ujarnya.

Selain masalah olahraga, Yenny mengaku juga membicarakan masalah masjid. Seperti diketahui, sebelum bertandang ke Balai Kota Solo, Yenny juga menghadiri acara peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed.

"Tadi soal masjid itu. Saya sendiri dari Wahid Foundation yang pertama menyatakan kesediaan menjalankan komitmen untuk membantu terutama agar masjid itu menjadi salah satu aset daerah," katanya.

Dia menambahkan, masjid bukan cuma dimanfaatkan untuk kegiatan religi tapi juga bisa dinikmati banyak orang secara sosial ekonomi. "Nah ini yang saya sampaikan ke Pak Wali agar mungkin kita bisa bantu konsepnya, itu sih lebih ke arah sana," tandasnya.

Yenny menambahkan, sebelumnya Wahid Foundation sudah melakukan kerja sama lainnya.
"Kemarin kan Pak Gibran sudah launching sekolah damai di SMAN 4. Ada program desa damai juga di Desa Tipes," jelasnya.

Porseni Satu Abad NU di Solo

Yenny menyebut, akan ada banyak kegiatan ke depan. Salah satunya adalah kegiatan Nahdhatul Ulama (NU).

"Karena saya juga ketua panitia Satu Abad bersama dengan Pak Erick Thohir.
Nah akan ada kegiatan salah satunya Porseni, pekan olahraga dan seni. Jadi ya memang harus kolaborasi dan matur Pak Wali untuk persiapan koordinasi kegiatan pelaksanaan teknisnya nanti," terangnya

Gibran membenarkan rencana kegiatan yang akan dilakukan NU di Solo. Namun ia masih enggan merinci kegiatan dimaksud.

"Beliau kan salah satu panitia Porseni NU itu. Januari pertangahan nanti ada Porseni NU," tutup Gibran. [yan]