Temui Menpora, Raffi Ahmad Bahas Pengembangan Industri Sepakbola

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, melakukan pertemuan dengan direksi klub Liga 2, Rans Cilegon FC, yang diwakili Raffi Ahmad. Kedua belah pihak berdiskusi mengenai pengembangan olahraga, terutama sepakbola nasional, termasuk komersialisasi Liga 3.

Pertemuan dilakukan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Kamis 27 Mei 2021. Diskusi ini dilakukan sekitar 30 menit.

Tujuan pertemuan ini lantaran Menpora dan Raffi berencana menggalakkan industri sepakbola. Ide ini tercetus setelah melihat sepakbola Tanah Air yang sudah mulai menggeliat.

Amali terlihat antusias menanggapi ide dari Raffi Ahmad. Sebab, yang ingin dikembangkan tak hanya Liga 1 dan 2 saja, tapi juga merambah Liga 3.

"Sore ini saya kedatangan Raffi Ahmad. Kita tahu sekarang Raffi sudah masuk ke dunia sepakbola. Tadi, kita berdiskusi banyak hal tentang perkembangan sepakbola karena sepakbola Indonesia sudah menggeliat lagi," kata pria asal Gorontalo usai pertemuan.

"Kami berharap bahwa di samping Liga 1 dan Liga 2, ada Liga 3 yang kita diskusikan. Lalu, bagaimana mendorong industri olahraga semakin bergairah," lanjut dia.

Ditambahkan Raffi Ahmad, pihaknya ingin menggabungkan sisi olahraga dan entertainment. Artis papan atas ibukota itu menilai sepakbola Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan lebih besar lagi.

"Jadi, selain menghasilkan pemain-pemain luar biasa, sepakbola juga dapat menawarkan hiburan untuk dinikmati masyarakat yang mayoritas merupakan pencinta sepakbola," tutur Raffi.

Menyoal tersebut, Amali menyebut Raffi ingin lebih menggali lagi potensi Liga 3. Namun, harus tetap berkoordinasi dengan PSSI.

"Raffi memiliki gagasan menggairahkan Liga 3 karena perkembangan di sana belum ke arah komersial. Tentu, akan dikoordinasikan algi dengan PSSI," kata Amali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel